Breaking News:

PSBB Sumbar

Angkasa Pura II Jalankan Protokol Covid-19, Sejumlah Penumpang Batal Berangkat dari BIM

Sejumlah penumpang pesawat udara batal berangkat dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menuju

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
Screnshoot dari video saat berkunjung ke Bandara BIM, baru-baru ini
Ilustrasi: Suasana Bandara Internasional Minangkabau (BIM), berada di wilayah Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sejumlah penumpang pesawat udara batal berangkat dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menuju Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng (CGK) Tangerang, Provinsi Banten.

Hal itu disampaikan Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II (Persero) Cabang BIM, Yos Suwagiono melalui keterangan tertulis yang diterima TribunPadang.com, Minggu (10/5/2020).

Ia mengatakan, sejumlah penumpang batal berangkat dari BIM berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen oleh petugas di Tim Satgas Covid-19 BIM.

"Batalnya berangkat dikarenakan tidak lengkapnya dokumen penerbangan seperti yang dipersyaratkan pada Protokol Covid-19," kata Yos Suwagiono.

Ia menjelaskan mayoritas penumpang batal berangkat, karena penumpang tidak mempunyai document rapid / swap PCR / (no reaktif).

Sejauh itu, imbuhnya, mayoritas penumpang itu hanya bisa melampirkan surat keterangan sehat.

"Itu yang ditolak oleh satgas Covid -19 BIM," ungkap Yos Suwagiono.

Total Pasien Sembuh Covid-19 di Sumbar Mencapai 54 Orang, Terbanyak dari Kota Padang

Total Pasien Sembuh Covid-19 di Sumbar Mencapai 54 Orang, Terbanyak dari Kota Padang

Padahal, kata Yos Suwagiono, calon penumpang wajib melengkapi dan menunjukkan kelengkapan dokumen perjalanan yang dibutuhkan serta mengikuti protokol pengamanan kesehatan diri.

"Dokumen tidak boleh kurang oleh calon penumpang," tegas Yos Suwagiono.

Yos Suwagiono menambahkan, ada juga 35 calon penumpang yang telah mereservasi tiket malah tidak hadir di Bandara (BIM) sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Yos Suwagiono mengatakan, proses selanjutnya maskapai memfasilitasi penumpang dengan reschdule tiket untuk memenuhi kriteria syarat pelaku perjalanan penerbangan atau refund.

Sebagaimana diketahui, data penerbangan BIM pada Minggu (10/5/2020), sebanyak 14 orang berangkat menuju CGK. Di antaranya, 3 orang reschedule, karena kelengkapan dokumen, 1 orang refund tiket dan 35 orang no show, karena tidak hadir di BIM. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved