Napi Asimilasi di Padang Ditembak

KRONOLOGI Penangkapan Napi Asimilasi di Padang, Tak Berkutik Setelah Diterjang Timah Panas

Tim gabungan Polresta Padang dan Polsek Padang Timur kembali mengamankan seorang pria yang merupakan na

ISTIMEWA
Para pelaku merupakan narapidana asimilasi saat diamankan beserta empat orang pelaku lainnya, Kamis (7/5/2020). Kini mereka diamankan di Kantor Polresta Padang guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Tim gabungan Polresta Padang dan Polsek Padang Timur kembali mengamankan seorang pria yang merupakan napi bebas asimilasi virus corona identitasnya Yogi atau YA, (22).

YA juga harus menerima hadiah timah panas di kaki kirinya. Diketahui napi asimilasi Corona ini kembali ditangkap setelah terlibat aksi pencurian dengan kekerasan (Curas). 

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda saat dihubungi TribunPadang.com mengatakan kronologi penangkapan terduga pelaku pada Kamis (7/5/2020) sekitar pukul 22.00 WIB.

Kompol Rico Fernanda
Kompol Rico Fernanda (TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR)

Penangkapan kali ini berawal laporan dari masyarakat terkait dua lelaki yang akan melakukan transaksi jual beli sepeda motor tanpa dilengkapi surat yang sah.

Opsnal Satreskrim Polresta Padang bersama Opsnal Polsek Padang Timur langsung mengembangkan informasi tersebut.

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Padang Timur, AKP Joko Hendro Lesmono dijalankan skenario transaksi di SPBU Sawahan, Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.

"Di dekat SPBU Sawahan Padang Timur sekitar pukul 22.30 WIB berhasil kami amankan dua orang laki-laki bernama Yogi (YA, 22) dan Yoga (MYP, 20)," katanya.

Rico Fernanda menyebutkan Yogi (YA), merupakan seorang narapidana yang bebas gegera virus corona atau Covid-19.

Satu unit kendaraan diduga hasil pencurian pelaku, Kamis (7/5/2020).
Satu unit kendaraan diduga hasil pencurian pelaku, Kamis (7/5/2020). (istimewa)

Kompol Rico Fernanda menyebutkan pelaku bernama Yogi (YA) dilumpuhkan dengan satu tembakan di bagian kaki sebelah kiri, karena mencoba kabur dan melakukan perlawanan.

Saat diamankan, imbuh Kompol Rico Fernanda bahwa keduanya mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam tanpa plat motor. Sedangkan, sepeda motor yang hendak dijual yaitu Suzuki Satria FU warna hitam.

"Saat diinterograsi, keduanya mengakui perbuatannya telah mencuri kendaraan Suzuki Satria FU di wilayah hukum Polsek Padang Barat," kata Kompol Rico Fernanda.

Tidak hanya melakukan curanmor, pelaku atas nama Yogi (YA) juga mengaku telah melakukan aksi Curas -- di wilayah hukum Polsek Padang Utara -- depan Puskesmas Alai, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Provinsi Sumbar.

"Kami terus melakukan pengembangan hingga mengamankan dua orang lagi bernama RF (22) dan Ar (19) yang ikut melakukan pencurian dengan kekerasan di wilayah hukum polsek Padang Utara depan Puskesmas Alai, Ampang," lanjutnya.

Ia mengatakan barang bukti yang berhasil diamankan yaitu tiga unit kendaraan sepeda motor, dan satu bilah senjata tajam jenis pedang yang digunakan pelaku.

"Saat ini masih dalam pengembangan Satreskrim Polresta Padang dan berkoordinasi dengan Polsek jajaran Polresta Padang," tutupnya.(*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved