PSBB Sumbar

Evaluasi PSBB Sumbar Jilid I, Walikota Padang Minta PDP Meninggal Juga Diswap Tenggorokan

Wali Kota Padang Mahyeldi membeberkan hasil evaluasi penerapan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) jilid pertama.

ISTIMEWA
Wali Kota Padang, Mahyeldi 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Wali Kota Padang Mahyeldi membeberkan hasil evaluasi penerapan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) jilid pertama.

Ada beberapa hal menurut Walikota Padang yang harus dilakukan evaluasi.

Termasuk melakukan swap terhadap PDP yang meninggal dunia. 

Dikatakan Mahyeldi, swap pada PDP yang meninggal dunia ini bertujuan untuk mengetahui apakah pasien positid Covid-19 atau tidak. 

Bila positif, bisa segera dilakukan pelacakan siapa saja yang kontak dengan pasien. 

Pelacakan yang cepat akan segera memutus penyebaran Covid-19

Alat pemeriksaan swab tenggorokan ini, lanjut Mahyeldi perlu segera ditambah. 

Alat ini khusus untuk pemeriksaan Pasein dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia.

Dalam waktu tiga jam diharapkan bisa diketahui kategori PDP meninggal dunia ini.

Halaman
12
Penulis: Rima Kurniati
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved