Breaking News:

Corona Sumbar

UPDATE Corona Payakumbuh, 1 Pedagang Lagi Konfirmasi Positif Covid-19, Masih Terkait Kasus Pertama

Pemerintah Kota Payakumbuh kembali mengumumkan penambahan satu kasus Corona atau positif Covid-19, Selasa (5/5/2020).

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
IRNA
Ilustrasi Corona atau Covid-19 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Pemerintah Kota Payakumbuh kembali mengumumkan penambahan satu kasus Corona atau positif Covid-19, Selasa (5/5/2020).

Total semua kasus positif Covid-19 di Payakumbuh sudah ada 7 kasus.

Pasien Pertama Positif Corona di Kota Payakumbuh, Dirawat di RSAM Bukittinggi

Tambah 3 Pasien Positif Corona di Payakumbuh, Tukang Ojek hingga Pedagang Rokok di Pasar

Satu dari Lima Kasus Positif Corona di Payakumbuh Ternyata Warga Tinggal di Kabupaten Agam

"Hari ini kasus positif Covid-19 di Payakumbuh bertambah 1 lagi. Total kasus sudah 7 orang," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Bahkrizal, saat menggelar jumpa pers melalui aplikasi Zoom.

Bahkrizal menuturkan, tambahan kasus positif Corona ini diketahui seorang laki-laki bernisial E (62).

Dia merupakan seorang pedagang yang berdomisili di Kelurahan Nunang Daya Bangun (NDB).

Ia menyebutkan, kasus ini masih terkait pada kasus pertama yakni dengan seorang pedagang di kawasan Pasar Payakumbuh.

Oleh karena itu dengan kondisi sekarang, penerapan penutupan pasar masih dianggap relevan.

Selain itu, tetap dilakukan tracing orang yang kontak dengan positif corona di wilayah itu.

Tambah 2 Pasien Positif Corona di Payakumbuh, Total jadi 6 Kasus per 3 Mei 2020

"Kami akan memperluas tracing, melebihi kecepatan dari pada penularan dan memaksimalkan swab. Sekarang swab dilakukan pada 50 orang yang kontak," jelas Bahkrizal.

Dengan memperluas dan mempercepat tracing, dinilai lebih cepat mendeteksi orang-orang yang positif dan diisolasi.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan social atau physical distancing.

"Hal itu menjadi prioritas karena penularan belum bisa dihentikan apalagi menghadapi lebaran. Kita berharap masyarakat di rumah saja, jika tidak kasus akan bertambah," ujar Bahkrizal. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved