Corona Sumbar

Mahyeldi Sebut 10 Klaster Penyebaran Covid-19 di Kota Padang Telah Diputus

Wali Kota Padang Mahyeldi menyebutkan sudah 10 klaster penyebaran covid-19 yang kondisinya telah diputus.

ISTIMEWA
Wali Kota Padang, Mahyeldi 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG-- Wali Kota Padang Mahyeldi menyebutkan sudah 10 klaster penyebaran covid-19 yang kondisinya telah diputus mata rantainya.

"Alhamdulilah Kota Padang sudah memutus 10 klaster dalam penyebaran covid-19," kata Mahyeldi, Senin (5/5/2020).

Namun, kata wali kota masih ada 27 klaster lainnya, yang belum bisa dilakukan pemutusan penyebarannya.

Sejauh ini lanjutnya ada dua klaster yang masuk terbesar penyebarannya, yakni Klaster Pasar Raya Padang dan Pengambiran.

Mahyeldi mengungkapkan terdapat beberapa klaster baru, penyebaran covid-19 yang muncul di Kota Padang.

Pemko Padang Siapkan Sanksi Bagi Pelanggar PSBB Jilid II, Disesuaikan dengan Perda

UPDATE Corona di Padang Bertambah, Per 5 Mei 2020 Total 131 Positif Covid-19

Ombudsman Perwakilan Sumbar Terima Pengaduan Terkait Bansos, Pemerintah Siap Tindaklanjuti

Menurut orang nomor satu di Kota Padang, bahwa klaster yang tergolong  baru diperkirakan berasal dari orang baru tiba dari luar daerah, seperti Bandung dan Jakarta.

Karenanya, imbuh Mahyeldi, klaster penyebaran tersebut akan ditindaklanjuti oleh tenaga kesehatan.

Hingga saat ini imbuhnya Penerapan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) jilid dua akan difokuskan pengawasan di pasar, khususnya Pasar Raya Padang dan Klaster Pengambiran, Kota Padang.

"Kami akan fokuskan untuk lakukan pengawasan di beberapa pasar dan agar memutus mata rantai penyebaranya," ungkap Mahyeldi.(*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved