Breaking News:

Corona Sumbar

19.530 KK di Kota Pariaman Segera Terima Bantuan Dampak Covid-19

Sebanyak 19.530 KK (Kartu Keluarga) dari total (KK) 25.486 KK, yang ada di Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akan seg

Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA/DOK.DISKOMINFO PARIAMAN
Sekdako Pariaman, Fadli pada Rapat Finalisasi Penganggaran melalui anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pariaman dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) bertempat di Ruang Rapat Walikota Pariaman, Senin (27/4/2020). Turut hadir, Asisten II, Sumiramis dan tim verifikasi data pendataan masyarakat penerima bantuan dampak covid-19, Kadis Kominfo Hendri, Kadis Sosial Afnil, Kepala DPMD Efendi Jamal, Kepala BPKPD, Buyuang Lapau dan tim lainnya. 

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN --  Sebanyak 19.530 KK (Kartu Keluarga) dari total (KK) 25.486 KK, yang ada di Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akan segera menerima bantuan.

Penyaluran bantuan segera dilakukan menyusul verifikasi data selama dua hari terakhir, utamanya bagi masyarakat penerima bantuan dampak Covid-19 di Kota Pariaman.

Rilis dari Diskominfo Kota Pariaman, menyebutkan data tersebut disampaikan Sekdako Pariaman, Fadli pada Rapat Finalisasi Penganggaran melalui anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pariaman dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) bertempat di Ruang Rapat Wali kota Pariaman, Senin (27/4/2020).

Dalam rapat tersebut, turut hadir Asisten II, Sumiramis dan tim verifikasi data pendataan masyarakat penerima bantuan dampak covid-19, Kepala Dinas (Kadis) Kominfo, Hendri, Kadis Sosial, Afnil, Kepala DPMD Efendi Jamal, Kepala BPKPD, Buyuang Lapau dan tim lainnya.

Sekdako Pariaman, Fadli juga menjelaskan untuk bantuan dari Pusat dan Provinsi dengan rincian Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 2.220 KK, Sembako sebanyak 1.004 KK, BLT Kemensos 4.800 KK dan BLT Provinsi Sumbar 2.142 KK, maka total keseluruhan ada 10.166 KK.

"Sedangkan, dari APBD Kota Pariaman dan Dana Desa sebanyak 9.364 KK akan mendapat bantuan bagi masyarakat penerima bantuan dampak Covid-19 di Kota Pariaman", ungkap sekda dikutip dari Rilis Diskominfo Kota Pariaman, Senin.

Satpol PP Kota Pariaman Antisipasi Ayunan di Muaro Pantai Gandoriah Diduga Jadi Tempat Mesum

Antisipasi Covid-19, Wali Kota Pariaman Ikut Cek Suhu Tubuh Penumpang KA

Sekdako Pariaman, Fadli pada Rapat Finalisasi Penganggaran melalui anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pariaman dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) bertempat di Ruang Rapat Walikota Pariaman, Senin (27/4/2020). Turut hadir, Asisten II, Sumiramis dan tim verifikasi data pendataan masyarakat penerima bantuan dampak covid-19, Kadis Kominfo Hendri, Kadis Sosial Afnil, Kepala DPMD Efendi Jamal, Kepala BPKPD, Buyuang Lapau dan tim lainnya.
Sekdako Pariaman, Fadli pada Rapat Finalisasi Penganggaran melalui anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pariaman dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) bertempat di Ruang Rapat Walikota Pariaman, Senin (27/4/2020). Turut hadir, Asisten II, Sumiramis dan tim verifikasi data pendataan masyarakat penerima bantuan dampak covid-19, Kadis Kominfo Hendri, Kadis Sosial Afnil, Kepala DPMD Efendi Jamal, Kepala BPKPD, Buyuang Lapau dan tim lainnya. (ISTIMEWA/DOK.DISKOMINFO PARIAMAN)

 

Sejauh ini, Pemko Pariaman terus memperhatikan masyarakat yang terdampak Covid-19 dengan memberikan bantuan berupa sembako maupun uang tunai baik melalui dana desa maupun APBD.

"Kami akan berikan bantuan kepada masing-masing KK tersebut sebesar Rp 600 ribu selama tiga bulan kedepan, bagi masyarakat yang terkena dampak covid-19 terkecuali bagi yang berstatus sebagai ASN, TNI, Polri, Pensiunan, Kades, perangkat desa, keluarga sejahtera ", imbuhnya.

Dari total anggaran yang akan mendapat bantuan bagi masyarakat penerima bantuan dampak Covid-19 di Kota Pariaman 70 persen dari anggaran APBD dan 30 persen dari anggaran dari desa maupun kelurahan.

"Untuk kelurahan bagi penerima dampak Covid-19 sebanyak 100 KK dari dana kelurahan, sedangkan untuk desa sebanyak 123 KK dibantu menggunakan dana desa dan selebihnya akan dicover dari APBD ", tuturnya.

Bantuan tersebut disalurkan melalui rekening tanpa biaya administrasi, yakni petugas bank langsung jemput bola ke desa-desa masing. (*/rls)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved