Corona Sumbar

101 TKI dari Malaysia Dicegat Masuk Kota Bukittinggi, Walikota: Selesai Diperiksa Dikarantina

Sebanyak 101 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia, terpaksa diberhentikan di pintu masuk Kota Bukittinggi. Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias

Istimewa
101 TKI dari Malaysia Dicegat Masuk Kota Bukittinggi 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sebanyak 101 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia, terpaksa diberhentikan di pintu masuk Kota Bukittinggi.

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan, mereka datang menggunakan dua bus dan langsung diberhentikan.

Kemenkes Izinkan Laboratorium Veteriner Bukittinggi Uji Sampel Corona, Bisa Uji 50 Sampel Per Hari

Ramadan saat Pandemi Corona, Gubernur Sumbar Minta Masyarakat Patuhi Imbauan, Ibadah dari Rumah

"Kami bersama unsur Forkopimda Bukittinggi, langsung menuju batas kota, Garegeh. Mereka masuk kota, tiba di kota kita tahan," tegas Ramlan Nurmatias.

Ramlan Nurmatias menambahkan, saat di lokasi, ditanya dari mana asal, tujuannya kemana, dan lainnya.

VIDEO UPDATE Corona di Sumbar Per 22 April, Warga Positif Capai 81 Orang, 8 Meninggal Dunia

VIDEO 13 Pasien Positif Corona di Sumbar Berhasil Sembuh, 20 Orang Dirawat di Sejumlah RS

"Semua TKI dari Malaysia dan sudah ada yang turun di daerah Kabupaten Lima Puluh Kota," ungkap Ramlan Nurmatias saat dihubungi TribunPadang.com, Kamis (23/4/2020).

Tujuannya macam-macam, kata Ramlan Nurmatias, ada dari Pesisir Selatan, Pariaman, Pasaman, dan lainnya.

Mereka tujuannya bukan ke Bukittinggi, tapi lewat kota.

POPULER SUMBAR - Wawako Bukittinggi Irwandi Positif Corona| UPDATE Seputar Corona

Wakil Wali Kota Bukittinggi Irwandi Positif Corona dari Hasil Rapid Test, Kini Diisolasi di RSAM

"Warga Kota Bukittinggi hanya satu. Baru selesai diperiksa dan kita inapkan di Balai Diklat Kemendagri Wilayah I Sumbar, Baso," jelas Ramlan Nurmatias.

Menurut Ramlan Nurmatias, warga yang berasal dari daerah Pandemi harus dikarantina.

UPDATE Corona Sumbar Senin (20/4/2020), Tak Ada Tambahan dan Masih 74 Positif

POPULER SUMBAR - 9 Warga Terkubur di Tambang Emas di Solok Selatan| UPDATE Corona

Batas waktu karantina tergantung tim medis dan melihat kondisi 101 orang tersebut.

"Sekitar 5-7 hari sepertinya. Terkait rapid dan swab, kita serahkan ke provinsi, karena ini dibawah naungan provinsi," ucap Ramlan Nurmatias. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved