Breaking News:

Berita Kota Bukittinggi

Satreskrim Polres Bukittinggi dan Polisi Kehutanan Sergap Truk Muatan Ribuan Batang Kayu

Jajaran Polres Bukittinggi mengamankan terduga pelaku yang tertangkap tangan sedang membongkar kayu hasil hutan tanpa dokumen y

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA/DOK.SATRESKRIM POLRES BUKITTINGGI
Satu unit mobil bermuatan sejumlah batang kayu diduga tanpa dokumen yang sah saat lalu diamankan petugas kepolisian resor Bukittinggi, Senin (6/4/2020) lalu. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Jajaran Satreskrim Polres Bukittinggi mengamankan terduga pelaku yang tertangkap tangan sedang membongkar kayu hasil hutan tanpa dokumen yang sah, Senin (6/4/2020) pagi.

Turut diamankan barang-bukti (BB) satu unit mobil (truk) memuat sebanyak 1.202 batang kayu jenis kelompok rimba campuran dengan volume total 7,8512 meter kubik atau M3.

Penangkapan berlangsung di gudang salah satu perusahaan di daerah setempat di Tabek Panjang Baso, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Pemko Padang Sediakan Bantuan Rp 30 M Per Bulan untuk Warga Terdampak Covid-19, Kebutuhan Pangan

BREAKING NEWS: Tambah 3, Pasien Positif Corona di Sumbar jadi 21 Orang per 7 April 2020

Bantuan Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 di Padang Belum Cair, Dewan Nilai Pemko Lambat

Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso, melalui Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Chairul Amri Nasution mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (6/4/2020) sekitar pukul 08.42 WIB.

Ia mengatakan kayu tersebut ditemukan dalam mobil truk bernomor polisi (Nopol) BA 88XX KU di satu gudang milik satu perusahaan di daerah setempat.

"Mobil beserta pengemudi berinisial NM (32) diamankan, karena tertangkap tangan sedang membongkar kayu hasil hutan tanpa dokumen yang sah," kata AKP Chairul Amri Nasution, Selasa (7/4/2020).

 AKP Chairul Amri Nasution menceritakan awalnya pihaknya menerima informasi melalui call center 110 terkait kegiatan ilrgal yang merugikan negara berdasarkan UU nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

VIDEO Tinggalkan Pesan di Papan Tulis Seusai Bobol SMP 30 Padang, Torehkan Tanda Tangan Hitam

VIDEO Masih Banyak Warga yang Nongkrong di Warung Pinggir Jalan, Polisi Langsung Beri Peringatan

AKP Chairul Amri Nasution mengatakan atas kejadian tersebut Kapolres Bukittinggi memerintahkan jajaran Reskrim untuk langsung mendatangi lokasi kejadian atau tempat kejadian perkara (TKP).

"Personel Polres Bukittinggi didampingi anggota dari Polisi Kehutanan (Polhut) yang datang ke lokasi kejadian langsung mengamankan pengemudi beserta barang bukti," kata AKP Chairul Amri Nasution.

Pihaknya segera menindaklanjuti dugaan kasus ini melalui proses hukum yang berlaku. 

"Pasal yang diterapkan terhadap pengemudi kendaraan adalah pasal 88 ayat 1 huruf (a) UU nomor 18 tahun 2013, yang berbunyi dipidana dengan pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama sampai lima tahun serta denda paling sedikit Rp 500 juta dan paling banyak Rp 2.5 miliar," kata AKP Chairul Amri Nasution.(*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved