Corona Sumbar

SPS Sumbar Surati SPS Pusat dan Dewan Pers, Terkait Dampak Wabah Covid-19

Serikat Perusahaan Pers (SPS) Cabang Sumatera Barat, Senin (6/4/202) menerbitkan rekomendasi kepada SPS Pusat, sebagai tindak lanjut hasil pertemuan M

ISTIMEWA/DOK.SPS SUMBAR
Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Cabang Sumatera Barat (Sumbar) Osmarwan Putra, bersama jajaran pengurus Sekretaris Two Efly, Bendahara Atviarni, Wakil Bidang Organisasi Jayusdi Effendi dan Wakil Bidang Hukum, Zulnadi mengadakan pertemuan terkait antisipasi dan solusi dampak wabah Covid-19, baru-baru ini. 

TRIBUNPADANG.COM -- Serikat Perusahaan Pers (SPS) Cabang Sumatera Barat, Senin (6/4/202) menerbitkan rekomendasi kepada SPS Pusat, sebagai tindak lanjut hasil pertemuan Menteri Kominfo (Menkominfo) bersama para Pemimpin redaksi (Pemred), Dewan Pers dan KPI pada 3 April 2020 lalu.

Surat rekomendasi tersebut ditandatangani oleh Ketua SPS Sumbar Osmarwan Putra, Sekretaris Two Efly, Bendahara Atviarni, Wakil Bidang Organisasi Jayusdi Effendi dan Wakil Bidang Hukum, Zulnadi.

"Ada enam poin dalam surat rekomendasi tersebut. Semuanya terkait dengan kondisi terkini perusahaan pers khususnya di Sumbar, sebagai akibat dari merebaknya wabah COVID 19 yang berdampak pada usaha penerbitan pers, berikut solusi yang kami rekomendasikan ke SPS Pusat," kata Osmarwan melalui rilis yang diterima TribunPadang.com, Senin sore.

UPDATE Virus Corona di Kota Padang, 8 Positif, 18 PDP, 69 ODP, 3394 PPT

Update Virus Corona Sumatera Barat, Bertambah 1, Pasien Positif Menjadi 18 Orang

Adapun enam poin rekomendasi tersebut adalah ; pertama mendesak SPS Pusat untuk mendorong pemerintah memberikan subsidi pembelian bahan baku kertas terhadap media cetak di daerah serta discount / pemotongan pajak dari pemerintah yang di bebankan kepada perusahaan pers baik cetak maupun online, yang saat ini sangat terpukul akibat terdampak wabah virus corona/ Covid 19. 

Kedua, meminta SPS Pusat memperjuangkan agar para pekerja di media cetak maupun online dimasukkan dalam jaringan pengaman social sebagai dampak Covid -19.

Ketiga, SPS Pusat mendorong Pemerintah Daerah untuk dapat berkontribusi dalam perlindungan kerja wartawan, melalui bantuan Alat Pelindung Diri (APD) bagi wartawan yang bertugas, khususnya yang meliput Covid- 19 dan event terkait.

Keempat, mendorong media cetak di daerah membangun optimisme masyarakat dengan cara memperbanyak informasi positif terkait perkembangan Covid -19

Kelima, mengimbau kepada seluruh pemimpin media cetak maupun online di daerah agar menghindari terjadinya PHK dan merumahkan karyawan, sebelum melakukan upaya efisiensi sesuai Surat Edaran Mennaker Nomor 97/MEN/THI-PPHI/X/2004. Tentang Pencegahan Pemutusan Hubungan Kerja.

Keenam, mendorong SPS Pusat untuk mendesak gugus tugas Covid 19 dengan menjadikan media cetak dan online di daerah sebagai wadah sosialisasi Covid 19 yang pendanaannya ditanggung APBN.

"Surat rekomendasi ini langsung kami kirim ke SPS Pusat dan ditembuskan ke Dewan Pers. Harapan kami, semoga apa yang kami suarakan dari Sumbar, bisa menjadi solusi juga bagi perusahaan pers di tengah situasi pandemik Corona saat ini," ujar Osmarwan. (*/rls)

Editor: Emil Mahmud
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved