Corona Sumbar

Sosialisasikan Bahaya Corona, Kepala Kampung di Pesisir Selatan Dipukul Gara-gara Larang Berkumpul

Tempelkan Selebaran Bahaya Covid-19 dan Larangan Untuk Berkumpul, Kepala Kampung Malah Dipukul hingga Alami Memar

net
ilustrasi. Sosialisasi Bahaya Corona, Kepala Kampung di Pesisir Selatan Dipukul Saat Tempel Selebaran di Warung 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Seorang Kepala Kampung di Pesisir Selatan, Sumatera Barat, diduga dianiaya saat mensosialisasikan larangan berkumpul untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19

Kepala Kampung bernama Baktiar Buyung dipukul setelah menempel larangan berkumpul. 

Tinjau Perbatasan Sumbar-Kerinci Wagub Temukan Blanko Pendatang Belum Terisi Lengkap di Sako Tapan

VIDEO Balap Liar di Belakang Kantor Wali Kota Padang, 7 Remaja Diamankan Satpol PP, 3 Motor Diangkut

Peristiwa itu terjadi Jumat (3/4/2020) sekitar pukul 17.00 WIB saat Baktiar Buyung menempelkan selebaran di Koto Rawang Nagari Lakitan Timur, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Kapolsek Lengayang Iptu Beny Hari Muryanto, saat dihubungi TribunPadang.com lewat sambungan telepon, Sabtu (4/4/2020) membenarkan hal tersebut. 

"Ketua Kampung dipukul orang saat sosialisasikan bahaya Covid-19 dan kejadiannya terjadi pada Jumat (3/4/2020)," katanya, Sabtu (4/4/2020).

Kapolsek menuturkan kronologi kejadian,  saat itu Kepala Kampung Koto Rawang menempelkan selebaran yang berisi pengumuman tentang bahaya Covid-19.

"Selebaran berisi agar warga tidak berkumpul. Cuma, ada warga yang sedang bermain domino di warung," katanya.

Saat menempelkan selebaran berisi larangan untuk berkumpul tersebut, Kepala Kampung juga melarang warga bermain domino bersama-sama.

Akibat pelarangan itu, kemudian terjadi cekcok. 

Halaman
12
Penulis: Rezi Azwar
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved