Breaking News:

Corona Sumbar

Wabah Virus Covid-19 Semakin Masif, Arkadius Minta Pemprov Segera Perhatikan Bahan Pangan

Sebagai Ketua Komisi II DPRD Sumbar yang membidangi ekonomi, Arkadius menyoroti dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh virus tersebut.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita
Anggota DPRD Sumbar Arkadius Dt Intan Bano 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Anggota DPRD Sumbar fraksi Demokrat Arkadius Dt Intan Bano menilai perkembangan wabah virus Corona atau Covid-19 makin masif di Sumbar.

Sebagai Ketua Komisi II DPRD Sumbar yang membidangi ekonomi, Arkadius menyoroti dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh virus tersebut.

Dia mengatakan, pihaknya telah meminta Pemprov untuk memperhatikan hal -hal yang menyangkut bahan pangan.

Kisah Sejoli di Padang Harus Cabut Berkas Nikah Gara-gara Corona Mewabah, Pindahkan Lokasi Akad

BREAKING NEWS: Pasien Positif Corona yang Dirawat di Semen Padang Hospital Meninggal Dunia

"Kalau alat pelindung diri ada, yang mau dimakan gak ada sama artinya dengan bohong," ujar Arkadius, Sabtu (27/3/2020).

Dia menambahkan, saat sekarang ini sudah menjelang musim panen.

Menurutnya, Pemda harus memperhatikan hal itu, jangan sampai barang terkirim ke luar daerah sehingga kebutuhan di Sumbar tidak ada.

Kemudian, produk-produk yang diproduksi di luar Sumbar di bawah pengawasan Disperindag juga harus bisa dipastikan cukup hingga lebaran.

"Ini harus dilaksanakan," tambah Arkadius.

Sumbar Karantina Lokal, Barang Masih Bisa Masuk, Wagub: Pangan Cukup, Ada Beras Bulog 11 Ribu Ton

Gubernur Irwan Prayitno Sebut Sumatera Barat Sudah Lakukan Semi Lockdown, Pengetatan Orang Masuk

Sementara, untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan harga, menurutnya rumah inflasi harus ikut berperan.

Wabah covid-19, kata Arkadius, harus diantisipasi beserta turunannya, termasuk menyangkut bahan pangan.

"Ini menjadi perhatian dan perlu kajian yang selektif. Jangan disuruh di rumah tetapi yang akan dimakan uang tidak ada. Ini yang menjadi masalah saat ini," terangnya.

Menyangkut pergeseran anggaran, sebut Arkadius, pihaknya sudah menyepakti bersama Gubernur dan didukung Kajati dan Kapolda, untuk mengawal dana yang digunakan selama penanganan Covid-19. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved