Kasus Baru Corona di Sumbar
Sumbar Didesak Ambil Opsi Lockdown, Gubernur Irwan Prayitno: Ikut Sementara Apa Kata Pusat
Untuk mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19, Gubernur Sumbar diminta segera mempertimbangkan langkah lockdown.
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Saridal Maijar
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Untuk mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19, Gubernur Sumbar diminta segera mempertimbangkan langkah lockdown.
Hal ini mengingat wabah corona semakin meluas dan membuat masyarakat panik.
Namun, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno belum berencana mengambil langkah karantina total atau lockdown tersebut karena itu adalah kebijakan pemerintah pusat.
• Gubernur Sumbar Minta Bupati Walikota Daerah Positif Corona Sikapi Maklumat MUI Soal Salat Berjamaah
Dia justru mengatakan, Presiden Jokowi telah berkali-kali menyampaikan pesan.
"Terakhir kali saat teleconference dengan para gubernur se Indonesia," ujar Irwan Prayitno, Jumat (27/3/2020).
Dalam sambutannya, lanjut politisi PKS ini, Presiden setelah mendapatkan laporan dari Menlu dan gugus tugas seluruh dunia, saat ini covid-19 telah menyebar di 189 negara.
"Beliau mempelajari tentang lockdown yang ada di mana-mana," tambah Gubernur dua periode ini.
• 5 TKI dari Malaysia Pulang ke Sumbar, Gubernur: Sudah Terdeteksi, Kita Hubungi Otoritas di Dumai
Menurut Irwan Prayitno, Presiden punya pertimbangan-pertimbangan dari data-data yang ada terkait dengan daerah itu beda-beda karakternya.
"Begitu disebutkan oleh beliau, kita ikut untuk sementara ini apa kata pusat. Walaupun ada daerah yang lockdown, itu mesti dari pusat. Tetap izin pusat," tegas Irwan Prayitno.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/sumbar-hanya-akan-gunakan-labor-biomedik-unand-untuk-uji-swab-pdp-corona.jpg)