Warga Sumbar Positif Corona

Antisipasi Penyebaran Corona, Rumah Makan hingga Masjid di Solok Selatan Disemprot Disinfektan

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona lakukan berbagai upaya untuk mencegah penularan virus corona di Solok Selatan, Sumbar.

Istimewa
Penyemprotan disinfektan untuk cegah penyebaran virus corona atau covid-19 di Kabupaten Solok Selatan, Sumbar, Kamis (26/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona lakukan berbagai upaya untuk mencegah penularan virus corona di Solok Selatan, Sumbar.

Kabag Humas Pemerintahan Kabupaten Solok Selatan, Firdaus Firman mengatakan, kegiatan tersebut akan terus dilakukan.

Dikatakannya, penyemprotan tersebut mulai dari kantor kecamatan, kantor nagari, masjid, sekolah hingga rumah-rumah makan akan disterilkan oleh Satgas Covid-19.

"Upaya ini merupakan aksi lanjutan. Hari ini dimulai dari Kecamatan KPGD, Sungai Pagu dan Pauh Duo. Fasilitas publik di jalan utama akan disemprot disinfektan. Sekitar 35 personil terdiri dari TNI, BPBD dan Satpol PP turun dalam aksi ini," sebut Kabag Humas Firdaus Firman, Kamis (26/3/2020).

5 Warga Positif Corona, Ketua DPRD Sumbar: Pemprov Harus Siap Menanggung Risiko Terjelek

Ia menjelaskan, penyemprotan juga dilakukan oleh berbagai pihak lainnya, baik TNI, Polri, Kecamatan, Kenagarian, organisasi kemasyarakatan dan politik, perusahaan, dan unsur-unsur lainnya.

"Intinya, ini merupakan tanggung jawab dan kerja kita bersama dalam usaha-usaha percepatan penanganan wabah ini," terangnya.

Firdaus Firman juga menyebutkan Gugus Satgas juga mendirikan tambahan posko di Batas Kabuoaten Solok Selatan - Dharmasraya, yang berlokasi di Jorong Log Batu Sandi, Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan SBJ, Kabupaten Solok Selatan.

"Besok, posko tersebut langsung diefektifkan dalam pemeriksaan lalu lintas warga yang memasuki Solok Selatan dari arah Dharmasraya, Muaro Bungo, dan sekitarnya," ujarnya.

5 Warga Sumbar Positif Corona, Tagar #SumbarLockdown Trending Topik Twitter di Indonesia

Sebelumnya, posko siaga di titik jalan nasional perbatasan Solsel - Kerinci sudah didirikan sejak Senin (23/3/2020) yang lalu.

Ia mengatakan, posko tersebut didirikan untuk melakukan pengecekan kesehatan setiap orang yang melintas masuk ke Solsel dilakukan selama 24 jam.

"Pemeriksaan dilakukan oleh petugas gabungan yang terdiri dari personil gugus tugas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, TNI, dan Polri," ujarnya.

Ia menyebutkan, di tingkat Kecamatan, baik pihak Kecamatan, Polri, TNI, Dinkes, dan unsur terkait lainnya terus memberikan himbauan terkait langkah-langkah pencegahan yang perlu dilakukan masyarakat.

Ia juga menghimbau agar warga bersabar untuk tetap mengurangi aktifitas di luar rumah, menjaga jarak, sering mencuci tangan, senantiasa menjaga daya tahan tubuh, dan melaporkan diri seusai bepergian dari luar daerah.

"Di samping itu semua, sebagai umat beragama tentu kita harus senantiasa berdoa dan bertawakkal kepada Allah SWT, agar wabah ini dapat berakhir sesegera mungkin," tukasnya.(*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved