Antisipasi Penyebaran Virus Corona

Semen Padang Hospital Siapkan Ruang Isolasi Untuk Tangani Kasus Virus Corona

Hingga saat ini pihak Semen Padang Hospital menyiapkan ruang isolasi untuk menangani kasus Virus Corona.

TribunPadang.com /Rizka Desri Yusfita
Direktur SPH Farhaan Abdullah (baju putih) kampanyekan pihaknya tetap bekerja untuk warga dan imbau warga tetap di rumah, Sabtu (21/3/2020). 

Semen Padang Hospital Siapkan Ruang Isolasi untuk Tangani Pasien Kasus Virus Corona

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Hingga saat ini pihak Semen Padang Hospital menyiapkan ruang isolasi untuk menangani kasus Virus Corona.

Ruang isolasi tersebut dilengkapi dengan fasilitas dan petugas kesehatan khusus.

Direktur SPH Farhaan Abdullah mengatakan ruang isolasi tersebut berada di lantai empat rumah sakit.

Ruang isolasi disiapkan karena pihaknya memprediksi wabah virus corona akan berkembang hebat.

Anggota DPR RI Andre Rosiade Bagikan 100 Boks Masker untuk Dua RS di Padang

VIDEO Cegah Corona Masuk Sumbar, Semua Kendaraan dari Riau Dicegat di Kelok Sembilan

"SPH akan segera mempersiapkan diri menghadapi wabah ini ke depan. Caranya mempersiapkan ruangan untuk Pasien dalam Pengawasan," kata Farhaan Abdullah, Sabtu (21/3/2020).

Dia menjelaskan, tempat tidur yang disiapkan secara bertahap ada 22 tempat tidur.

Meski sudah mempunyai ruangan isolasi, Farhaan Abdullah mengatakan rumah sakitnya belum bisa menjadi RS rujukan.

Menurut dia, RS rujukan itu harus mempunyai ruangan bertekanan negatif, setelah itu harus punya ventilator.

"Kita akan meminta bantuan ke Pemda untuk menyediakan ventilator. Kita punya empat ventilator, tapi jika wabah ini terus berkembang, kita butuh banyak ventilator," jelas Farhaan Abdullah.

Proses untuk menjadi RS rujukan, kata Farhaan Abdullah, tergantung penunjukan dari Dinas Kesehatan Provinsi.

Di sisi lain, Anggota DPR RI Andre Rosiade mengatakan, kalau seandainya Dinkes Provinsi merekomendasikan SPH menjadi RS rujukan, tentu pihaknya juga akan membantu SPH berkoordinasi dengan Kemenkes.

"Tergantung kepada Dinkes Provinsi, apakah memang membutuhkam satu RS lagi untuk rumah sakit rujukan atau tidak."

"Jika butuh, kami siap memfasilitasi ke Kemenkes agar SPH jadi rumah sakit rujukan," tambah Andre Rosiade. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved