Breaking News:

Trauma Tragedi Susur Sungai, Siswi SMPN 1 Turi Ini Takut Lihat Air dan Tak Berani Sendirian di WC

Annisa Ramadhani (15), Siswi SMPN 1 Turi Sleman bernasib baik karena selamat dari tragedi hanyutnya ratusan murid sekolahnya saat menyusuri Sungai Sem

kolase foto TribunJogjaTV, Istimewa
Para murid SMPN 1 Turi Sleman diterapi psikolog pasca tragedi susur sungai. 

"Universitas di Yogyakarta yang memiliki fakultas psikologi kami minta bantuan, organisasi masyarakat juga banyak yang membantu," ujarnya.

Hari pertama sekolah di SMP N 1 Turi, Sleman, Senin (24/2/2020) pagi pascatragedi susur sungai kegiatan Pramuka yang menewaskan 10 siswanya.
Hari pertama sekolah di SMP N 1 Turi, Sleman, Senin (24/2/2020) pagi pascatragedi susur sungai kegiatan Pramuka yang menewaskan 10 siswanya. ((Tribun Jogja/Hasan Sakri))

Demi kesembuhan mental siswa dan siswi pasca peristiwa tersebut, Siti mengatakan pihaknya akan berjaga selama seminggu di posko-posko yang telah ditentukan.

"Kemungkinan sampai seminggu ke depan kami stand by di dua posko. Jika diperlukan kami juga melakukan home visit," jelasnya.

Berdasarkan pemeriksaan, hingga saat ini baru ditemukan gejala-gejala seperti berteriak histeris.

"Sekali lagi ini baru gejala, bukan gangguan. Ada yang menangis dan berteriak-teriak misalnya. Kami akan terus mendata gejala yang ditunjukkan adik-adik," terang Siti.

Dr. Novita Krisnaeni, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman mengatakan pendampingan akan dilakukan hingga siswa siswi SMPN 1 Turi sembuh.

"Kami ikut melakukan pendampingan adik-adik sampai sudah teratasi," tuturnya.

(TribunWow.com/Anung)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Gara-gara Ngeyel ke Pembina Pramuka, Siswi SMPN 1 Turi Selamat dari Tragedi Susur Sungai Sempor

Editor: Saridal Maijar
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved