Breaking News:

Pelantikan 72 Pejabat Eselon, Kepala BKPSDM Padang sebut Menyesuaikan Permendagari 56 Tahun 2019

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Kota Padang Suardi mengatakan pelantikan 72 pejabat eselon II, III dan IV menyes

TribunPadang.com/Rima Kurniati
Pelantikan Pejabat Eselon Pemko Padang, Senin (24/2/2020) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG-  Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Kota Padang Suardi mengatakan pelantikan 72 pejabat eselon II, III dan IV menyesuasikan dengan Permendagari 56 tahun 2019.

"Ada 72 pejabat yang dikukuhkan, dikarena perubahan nomenklatur dari permendagri dan kerja hampir sama," Kata Suardi, usai pelantikan 72 pejabat eselon, Senin (24/2/2020).

Wawako Padang sebut Adanya Perubahan Nomenklatur, 72 Pejabat Eselon II, III, dan IV Dilantik

Dua Pejabat Utama dan Dua Kapolres di Jajaran Polda Sumbar Diganti

Lanjutnya pada pejabat eselon II ada tiga jabatan yang berubah nama dengan pejabat yang sama.

Di antaranya, Asisten Pemerintahan menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat.

Selanjutnya, asisten ekonomi pembangunan dan kesejahteraan menjadi asisten perekonomian pembangunan, dan asisten administrasi menjadi asisten administrasi umum.

Foto Mobilnya Pakai Nopol Polisi Viral, Anggota DPR Mulyadi : Gak Mungkin Rakyat Sama dengan Pejabat

Pasca-Serangan Serangan ke Pangkalan AS di Irak, Pejabat Iran Bikin Tagar #HardRevenge

"Kepala bagian humas dihilangkan dan berubah menjadi kepala bagian protokol dan komunikasi pimpinan," ungkapnya.

Suardi mengatakan selanjutnya terjadi perubahan pada Badan Pengelolan Keuangan Aset Daerah atau BPKAD dan Dinas Kesehatan.

Pada dinas kesehatan terjadi perubahan dari seksi kesehatan keluarga dan gizi menjadi seksi kesehatan dinas kesehatan.

SUMBAR - 2 Pejabat Polda Sumbar Diganti| Tahun 2019| Lakalantas di Agam Renggut 22 Nyawa

Pejabat Sumbar Ini Sempat Kunjungi Bunga Rafflesia Tuan-mudae Terbesar, yang Mekar di Agam

Selanjutnya, seksi promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat menjadi seksi kesehatan dan gizi dinas kesehatan.

"Hanya perubahan nama struktural, tupoksi kinerja tidak jauh beda dengan yang sebelumnya," ungkapnya. (*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved