Berita Kota Padang

Warga Kota Padang Diimbau Waspadai Pohon Tumbang, Kepala BPBD Sebut Cuaca Ekstrem

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Barlius sebut cuaca ekstrim di Padang akan terjadi

Warga Kota Padang Diimbau Waspadai Pohon Tumbang, Kepala BPBD Sebut Cuaca Ekstrem
TribunPadang.com/Rima Kurniati
Kepala Pelaksana BPBD Padang Barlius (tengah) 

Kepala Pelaksana BPBD Padang Sebut Cuaca tidak Menentu Hingga Maret, Masyarakat Diimbau Waspada Pohon Tumbang

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Barlius sebut cuaca ekstrem di Padang akan terjadi hingga Maret 2020 mendatang.

"Berdasarkan informasi dari BMKG hingga Maret 2020 ada potensi cuaca ekstrem, perubahan iklim sampai Maret, hujan yang tidak disangka atau mendadak," kata Barlius.

Perubahan cuaca ekstrim ini yang paling nyata sering berakibat pada pohon tumbang setelah diguyur hujan dan angin.

"Angin sedikit, hujan sedikit pohon akan mudah tumbang," ungkap Barlius.

BPBD Padang juga mencatat selama Januari 2020 ternyata sebanyak 96 pohon tumbang. Bahkan, kondisi serupa sekitar puluhan pohon tumbang menyusul terjadi hingga 10 Februari 2020.

Barlius mengimbau masyarakat untuk waspada ketika berada diluar ruangan dan dilarang parkir kendaraan dibawah pohon.

"Masyarakat yang berada diluar berhati-hati dan jangan parkir kendaraan dibawah pohon," ungkapnya.

Pihaknya berpendapat apabila ditemukan pohon yang tidak produktif dan tidak berguna lebih baik ditebang saja melalui DLH Padang.

"Kalau pohon tidak produktif lagi, lebih baik ditebang, daripada meliuk-liuk ketika hujan sedikit angin sedikit tumbang," ungkap Barlius.

Barlius mengatakan BPBD Padang selalu mensosialisasikan terkait prediksi cuaca, termasuk tinggi gelombang kepada nelayan.

"Kami sudah mensosialisasikan tentang informasi cuaca, tinggi gelombang laut, untuk mangantisipasi iklim di media masa. Temasuk kepada nelayan tentang ombak laut tinggi, dalam rangka mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan," ungkap Barlius.

Dikatakan, Pusdopla Padang juga stand by setiap saat jika siap kemungkinan terjadinya bencana. (*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved