Praktik Prostitusi di Padang Pariaman

Polres Padang Pariaman Menduga Korban Tergiur Bujuk Rayuan Pasutri Mucikari

Polres Padang Pariaman mengamankan pasutri terkait dugaan praktik prostitusi dengan korban anak di bawah umur diduga karena

Polres Padang Pariaman Menduga Korban Tergiur Bujuk Rayuan Pasutri Mucikari
SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Ilustrasi pencabulan terhadap bocah 

Polres Padang Pariaman Sebut Dugaan Praktik Prostitusi di Padang Pariaman Akibat Bujuk Rayu Dari Pasutri

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Polres Padang Pariaman mengamankan pasutri terkait dugaan praktik prostitusi dengan korban anak di bawah umur diduga karena bujuk rayu dari terduga pelaku tersebut.

Kedua pasutri sekaligus terduga mucikari tersebut berinisial I (23) dan istrinya AY (20), sedangkan untuk korban berinisial C (13) warga Kota Padang.

Pasutri yang telah diamankan Polres Padang Pariaman tersebut diduga memberikan korban kepada dua pria hidung belang berinisial SH (32) dan ZZ (47).

Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, Iptu Abdul Kadir Jailani saat dihubungi TribunPadang.com mengatakan bahwa pelaku mucikari kenal dengan korban di Kota Padang.

BREAKING NEWS - Pasangan Suami Istri Diduga Jadi Mucikari, Tega Jual Gadis Belia 13 Tahun

Pasangan Suami Istri Di Padang Pariaman Diduga Jadi Mucikari, Jual Korban Gadis 13 Tahun

"Keterangan srmentara dari korban merupakan teman kenalanannya di Padang," kata Iptu Abdul Kadir Jailani.

Iptu Abdul Kadir Jailani mengatakan terkait kasus dugaan praktik prostitusi tersebut tidak ada pemaksaan antara korban dan pelaku.

"Jadi terkait dalam kasus ini adalah seperti dibujuk rayulah," ujar Iptu Abdul Kadir Jailani.

Menurutnya korban diberikan kepada pria hidung belang dengan menyepakati Rp 200 ribu, dan korban diantarkan kepada pria hidung belang dalam waktu yang disepakati selama dua jam.(*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved