Breaking News:

BERITA POPULER PADANG

PADANG - PSK Layani Tamu 8 Kali Lewat Mucikari Ini| 2 Pencuri Embat HP Pasien di RS

Hingga 24 jam terakhir, pemberitaan populer di Kanal Padang portal TribunPadang.com, tentang Kasus penggerebekan seorang pekerja seks kome

TribunPadang.com/Rima Kurniati
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Padang Syafrial Kani menegur sopir bus yang parkir di bahu jalan depan Kantor Lurah Gunung Sariak Kecamatan Kuranji.jpg 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Hingga 24 jam terakhir, pemberitaan populer di Kanal Padang portal TribunPadang.com, tentang Kasus penggerebekan seorang pekerja seks komersial (PSK) yang dilakukan oleh Anggota DPR Andre Rosiade bersama Polda Sumbar masih jadi perbincangan. 

Simak rangkuman beritanya;

1.TERUNGKAP! PSK yang Digerebek Andre Rosiade Sudah 8 Kali Layani Tamu dari Mucikari di Padang

Kasus penggerebekan seorang pekerja seks komersial (PSK) yang dilakukan oleh Anggota DPR Andre Rosiade bersama Polda Sumbar masih jadi perbincangan. 

Penggerebekan tersebut dilakukan oleh Polda Sumbar bersama Andre Rosiade pada Minggu (26/1/2020) di sebuah kamar hotel berbintang di Kota Padang.

Penggerebekan tersebut mengamankan seorang PSK berinisial N (26) dan mucikarinya AS (24).

TERUNGKAP! PSK yang Digerebek Andre Rosiade Sudah 8 Kali Layani Tamu dari Mucikari di Padang
TERUNGKAP! PSK yang Digerebek Andre Rosiade Sudah 8 Kali Layani Tamu dari Mucikari di Padang (Kolase Tribun Padang)

Meski penggerebekan telah dilakukan beberapa waktu lalu, namun kasus ini kembali mencuat.

Kasus ini heboh lagi setelah sang PSK mengeluarkan pengakuan yang mengejutkan di sebuah media.

Wanita tersebut mengaku bahwa ia telah dijebak, bahkan dirinya 'dipakai' terlebih dahulu sebelum digerebek.

Kini, N dan AS telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sumbar.

Lantas, seperti apa sepak terjang AS dan N dalam melancarkan aksinya?

AS akhirnya buka suara dan membongkar rahasia N, mulai dari awal kenal hingga jumlah tamu yang dilayani selama di Padang.

AS di hadapan penyidik Polda Sumbar mengungkapkan bahwa tindakannya berawal dari iseng.

Berita selengkapnya klik di sini!

2. Ketua DPRD Padang Syafrial Kani Tegur Sopir Angkutan Tanah dan Pasir, Berikut Ini Penyebabnya

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Syafrial Kani menegur sopir bus yang parkir di bahu jalan depan Kantor Lurah Gunung Sariak Kecamatan Kuranji.

Dikarenakan angkutan tanah dan pasir tersebut tidak memakai penutup pada bagian belakangnya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Padang Syafrial Kani menegur sopir bus yang parkir di bahu jalan depan Kantor Lurah Gunung Sariak Kecamatan Kuranji.jpg
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Padang Syafrial Kani menegur sopir bus yang parkir di bahu jalan depan Kantor Lurah Gunung Sariak Kecamatan Kuranji.jpg (TribunPadang.com/Rima Kurniati)

Sehingga tanah yang diangkut menjadi berserakan di bahu jalan dan menimbulkan debu.

Kejadian ini terjadi ketika Ketua DPRD Padang Syafrial Kani dan anggota DPRD Padang lainnya turun lapangan di Kecamatan Kuranji pada Jumat (7/2/2020).

Pantauan TribunPadang.com, Syafrial Kani bersama Lurah Gunung Sariak sempat memarahi sopir angkutan bewarna hijau tersebut.

Sementara itu, sopir angkutan tanah dan pasir tersebut segera memasang penutup bagian belakang dan menaiki truk untuk pergi.

"Truk-truk ini mempunyai kewajiban untuk mematuhi aturan parkir," kata Syafrial Kani.

Syafrial Kani meminta Lurah untuk menyurati Dinas Lingkungan Hidup atau DLH jika kejadian terasebut terulang.

"Nanti kalau sampai terus bertindak, Pak lurah surati Dinas Lingkungan Hidup. Kalau masih bandel nanti bisa ditindak," ungkapnya.

Menurutnya, Jika kejadian terulang, izin usaha angkutan tanah dan pasir tersebut bisa dicabut.(*)

Berita selengkapnya klik di sini!

3. Dua Pencuri Nekat Embat HP Milik Pasien di Rumah Sakit Swasta di Kota Padang

 Aksi pencurian terjadi di satu rumah sakit (RS) swasta di kawasan By Pass, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), yang menyasar Handphone/HP milik pasien yang sedang dirawat di RS tersebut.

ILUSTRASI
ILUSTRASI (Tribunnews)

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (6/2/2020) sekitar pukul 04.00 WIB.

Kapolsek Koto Tangah, Kompol Rico Fernanda saat dikonfirmasi wartawan Jumat sore membenarkan kejadian tersebut.

"Iya memang benar, dan pelakunya ada dua orang. Ia beraksi pada pagi buta, ketika pasien dan yang ada di kamar pasien tertidur," kata Kompol Rico Fernanda, Jumat (7/2/2020).

Dijelaskannya bahwa pelaku bernama masing-masing berinisial RS (28) dan RA (32).

"Jadi kejadiannya sekitar pukul 04.00 WIB, pelaku masuk ke kamar pasien dan mengambil HP pasien," kata Kompol Rico Fernanda.

Hingga saat ini kedua tersangka pelaku pencurian RS dan RA pun telah diamankan di Mapolsek Koto Tangah.

Berita selengkapnya klik di sini!

Penulis: Emil Mahmud
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved