Ketua DPRD Padang Syafrial Kani Tegur Sopir Angkutan Tanah dan Pasir, Berikut Ini Penyebabnya

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Syafrial Kani menegur sopir bus yang parkir di bahu jalan depan Kantor Lurah Gunung Sariak Kec

Ketua DPRD Padang Syafrial Kani Tegur Sopir Angkutan Tanah dan Pasir, Berikut Ini Penyebabnya
TribunPadang.com/Rima Kurniati
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Padang Syafrial Kani menegur sopir bus yang parkir di bahu jalan depan Kantor Lurah Gunung Sariak Kecamatan Kuranji.jpg 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG -  Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Syafrial Kani menegur sopir bus yang parkir di bahu jalan depan Kantor Lurah Gunung Sariak Kecamatan Kuranji.

Dikarenakan angkutan tanah dan pasir tersebut tidak memakai penutup pada bagian belakangnya.

Sehingga tanah yang diangkut menjadi berserakan di bahu jalan dan menimbulkan debu.

Dugaan Pelecehan Seksual di Padang, Ketua DPRD Padang Bertekad Siapkan Aturannya

Ketua DPRD Padang, Syafrial Kani Imbau Jangan Berprasangka Buruk Atas Tindakan Andre Rosiade

Kejadian ini terjadi ketika Ketua DPRD Padang Syafrial Kani dan anggota DPRD Padang lainnya turun lapangan di Kecamatan Kuranji pada Jumat (7/2/2020).

Pantauan TribunPadang.com, Syafrial Kani bersama Lurah Gunung Sariak sempat memarahi sopir angkutan bewarna hijau tersebut.

Sementara itu, sopir angkutan tanah dan pasir tersebut segera memasang penutup bagian belakang dan menaiki truk untuk pergi.

Pansus 2 DPRD Padang Tunda Bahas Revisi Ranperda Tantibum karena Draf belum Lengkap

Pansus 2 DPRD Padang Bahas Revisi Perda Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat

"Truk-truk ini mempunyai kewajiban untuk mematuhi aturan parkir," kata Syafrial Kani.

Syafrial Kani meminta Lurah untuk menyurati Dinas Lingkungan Hidup atau DLH jika kejadian terasebut terulang.

"Nanti kalau sampai terus bertindak, Pak lurah surati Dinas Lingkungan Hidup. Kalau masih bandel nanti bisa ditindak," ungkapnya.

Menurutnya, Jika kejadian terulang, izin usaha angkutan tanah dan pasir tersebut bisa dicabut.

"Kalau bandel terus, DLH bisa cabut izin usahanya," ungkapnya. (*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved