Breaking News:

Nelayan Padang Urung Melaut

Nelayan Kesulitan Menepikan Biduk ke Bibir Pantai Muaro Lasak Kota Padang

Beberapa hari terakhir sampah yang terbawa sungai ke pintu Muara Lasak masih memenuhi bibir Pantai Muaro

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Seorang nelayan yang sedang memperbaiki jaring untuk menangkap ikannya, dan dibelakangnya sedang bekerja satu alat ekskavator membersihkan sampah di tepi Pantai Muaro Lasak, Kota Padang, Senin (3/2/2020). 

Sampah Masih Penuhi Bibir Pantai Muaro Lasak, Warga Kesulitan Menepikan Biduknya 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Beberapa hari terakhir sampah yang terbawa sungai ke pintu Muara Lasak masih memenuhi bibir Pantai Muaro Lasak, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) hingga Senin (3/2/2020).

Pantauan TribunPadang.com terlihat sampah yang terdiri dari kayu-kayu hingga sampah plastik rumah tangga masih terlihat di tepi bibir pantai.

Terlihat sekitar pukul 09.10 WIB satu mesin alat berat baru muncul untuk bekerja membersihkan bibir pantai yang dipenuhi sampah.

Adang (61) seorang warga mengatakan kalau sampah yang masih ada pada hari inj merupakan sampah yang menumpuk sejak pada hari Rabu (29/1/2020), yang lalu.

BREAKING NEWS - Nelayan Padang Urung Melaut Diterpa Angin Langkisau dan Sampah

Angin Langkisau Bikin Nelayan Tunda Dulu untuk Melaut di Perairan Pantai Padang

Dikatakannya bahwa sampah ini sudah enam hari berada di tepi bibir Pantai Muaro Lasak, Kota Padang.

"Biasanya mesin pagi ini sudah bekerja, dan mobil sampah sudah berderet untuk mengangkut sampah," ujar Adang.

Adang menjelaskan bahwa sampah mengganggu pada saat nelayan menempikan biduknya ke tepi bibir pantai.

"Kemarin ini kami minta untuk bagian ini untuk dibersihkan, sehingga biduk ini dapat dinaikkan ke atas," ujar Adang.

Disebutkannya kalau tidak dibersihkan biduk milik masyarakat sekitar tidak dapat naik karena tumpukan sampahnya cukup tinggi.

"Sampah ini membutuhkan waktu lama untuk membersihkannya, katena sudah sangat tinggi," ujar Adang.

Adang menyebutkan kecuali ada ombak atau gelombang besar yang akan menyapu sampah tersebut.(*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved