Antisipasi Virus Corona

VIDEO - Menkes Imbau Tetap Waspada Meski Virus Corona Belum Jadi Kedaruratan Global

Pihak Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyatakan perkembangan 2019-nCoV (baca: 2019 Novel Coronavirus) belum m

Tayang:
Editor: Emil Mahmud

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Larasati Dyah Utami

TRIBUNPADANG.COM - Pihak Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyatakan perkembangan 2019-nCoV (baca: 2019 Novel Coronavirus) belum menjadi kedaruratan yang global akan tetapi masyarakat diimbau untuk mewaspadainya.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Sesditjen P2P) Kemenkes RI, dr Achmad Yurianto, Senin (27/1/2020).

"Ini adalah virus yang perlu mendapatkan perhatian khusus, namun belum menjadi ancaman untuk terjadinya public health emergency yang membutuhkan confirm dari seluruh dunia," ujarnya.

Dijelaskan dr Achmad Yurianto sprint coronavirus di dua sprint sebelumnya ini cukup berbahaya diantaranya sars coronavirus dan mers coronavirus.

Hal tersebut yang membuat masyarakat harus mewaspadainya.

Untuk mencegah penyebaran wabah dalam hal ini Kemenkes melakukan upaya cepat tanggap guna mencegah masuknya virus tersebut tidak masuk ke Indonesia.

Diantaranya dengan mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan pola hidup bersih dan sehat.

Selain itu, penting untuk menggunakan masker sebagai salah satu upaya guna mencegah percikan ludah dari orang yang sakit karena batuk, bersin, kepada orang sehat.

"Kita sadar ini merupakan virus influenza yang masuknya hidung dan mulut. Etika seharusnya orang yang sakitlah yang harus pake masker, supaya kalo batuk bersin air ludahnha tidak kemana-mana," ujar dr Yurianto.

Akan tetapi menurutnya hal itu belum cukup. Cuci tangan dengan menggunakan sabun atau antiseptik secara rutin juga diperlukan dinilai sangat efektif untuk mencegah terjadinya penularan.

"Air liur orang yang sakit itu bisa saja mengena pada enggel pintu, atau meja, kemudian datang orang yang sehat dia pegang dan sebagainya. Setelah itu dia makan tanpa cuci tangan, artinya yang ia masukan ke mulutnya dalah virus itu," ujarnya.(*)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved