Inilah Penyebab Hama Wereng Serang Padi Petani di Kota Padang, Pemakaian Pestisida yang Tidak Sesuai

Ratusan hektar tanaman padi petani gagal panen dikarenakan terserang hama wereng di Padang. Hama wereng menyebar di tiga kecamatan di Kota Padang, ya

tribunPadang.com/RimaKurniati
Kadis Pertanian Padang Syahrial Kamat meninjau padi yang diserang hama wereng pada Kamis (24/1/2020) sore 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Ratusan hektar tanaman padi petani gagal panen dikarenakan terserang hama wereng di Padang.

Hama wereng menyebar di tiga kecamatan di Kota Padang, yakni Kecamatan Pauh, Kecamatan Kuranji, dan Lubuk Begalung sejak beberapa minggu belakang.

Petani Gagal Panen karena Hama Wereng di Padang Dapat Ganti Rugi Rp 6 Juta/hektare

Serangan Wereng di Padang Seratusan Hektare Tanaman Padi Warga Harus Dibakar untuk Batasi Penyebaran

Kepala UPTD Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan  Hortikultura (BPTPH) Sumbar Suardi mengungkap penyebab padi petani diserang hama wereng.

Menurutnya hama wereng menyerang padi petani dikarenakan tidak adanya pergiliran varietas padi.

Agar hama wereng berhenti menyerang padi, petani harus melakukan pergiliran varietas atau jenis bibit padi.

Seratusan Hektare Tanaman Padi Warga di Padang Diserang Hama Wereng, Tersebar di 3 Kecamatan

Hama Wereng Serang Tanaman Padi di Kuranji Kota Padang, Petani Inginkan Varietas Padi Baru

Selain itu, anjurkan juga agar petani melakukan penanaman padi secara serentak.

"Penyebab wereng batang coklat menyerang tanaman padi di Kota Padang itu karena menggunakan varietas IR 42," kata Suardi pada Sabtu (25/1/2020) di Padang.

Untuk menghentikan wereng, petani juga perlu menghentikan penggunaan varietas IR 42.

Hama Wereng Serang Tanaman Padi Milik Petani di Kuranji Kota Padang, Terancam Gagal Panen

Menurutnya iklim juga sangat mendukung perkembangan hama wereng jenis batang coklat berkembang lalu menyerang tanaman padi.

Pemakaian pestisida yang tidak sesuai dengan anjuran atau rekomendasi juga ikut berpegaruh.

"Pemakaian petisida yang tidak sesuai sehingga matinya musuh alami yang ada ditanaman padi," tambahnya. (*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved