Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi Bangun Hunian Sementara untuk Korban Banjir di Malalo

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar menyebut masa tanggap darurat bencana banjir bandang di Nagari Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selata

TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Bencana Banjir Bandang di Nagari Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar.jpg 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar menyebut masa tanggap darurat bencana banjir bandang di Nagari Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar berakhir, Jumat (24/1/2020).

Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi mengatakan, masa tanggap darurat ditetapkan pada 18 hingga 24 Januari 2020.

Guru SD di Lampung Terobos Banjir Setinggi Dada Demi Tetap Mengajar, Yuliana Ogah Disuruh Libur

POPULER SUMBAR - Indonesia Mercusuar Dunia Muncul di Pariaman| Kisah Sedih Korban Banjir

"Sekarang kondisinya sudah terkendali dengan baik. Setelah masa tanggap berakhir, akan dibangun hunian sementara," kata Irdinansyah Tarmizi, Jumat (24/1/2020).

Dia menyebutkan, pihaknya akan membangun hunian sementara untuk 10 keluarga.

Dia juga mengatakan, masyarakat yang berada di lokasi zona merah dilarang untuk membangun karena berbahaya untuk ke depannya.

Kepala Daerah dan Warga Sumatera Barat Diimbau Waspadai Banjir dan Tanah Longsor

Sejumlah Infrastruktur yang Rusak Akibat Banjir di Sijunjung Harus Segera Dibenah

Total kerugian, Irdinansyah Tarmizi menyampaikan cukup besar dan saat ini OPD terkait sedang melakukan pendataan dan penghitungan.

Menurut dia, ada yang belum bisa dihitung seperti irigasi, rumah penduduk dan sebagainya.

Dia melanjutkan, terkait permintaan Gubernur Sumbar untuk menelusuri hulu sungai sudah dilakukan.

KISAH Korban Banjir di Kiliran Jao Kabupaten Sijunjung, Selamat karena Digendong Anak

Bupati Yuswir Arifin Ungkap Penyebab Banjir di Sejumlah Daerah Kabupaten Sijunjung

Pihaknya pun akan segera melakukan upaya normalisasi Sungai Batang Buluah.

"Kalau tidak, khawatir terjadi longsor berikutnya. Di hulu sungai masih ditemukan batu-batuan dan air yang tergenang," ungkapnya.

Irdinansyah Tarmizi mengatakan saat ini curah hujan sulit untuk diprediksi.

Pemprov Sumbar Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Malalo

Galodo di Padang Laweh Malalo Kini, Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang 7 Hari

Dia mengimbau masyarakat yang tinggal di hilir sungai agar bisa hati-hati.

"Yang dekat dengan tebing rumahnya agar hati-hati karena ada kemungkinan longsor berikutnya terjadi," ucap Irdinansyah Tarmizi. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved