Pasaran Smartphone Bekas Tumbuh dari Tahun ke Tahun, Tahun 2019 Mencapai 206,7 Juta Unit

Menurut laporan dari firma riset IDC dari tahun ke tahun penjualan atau pasaran smartphone bekas secara global semakin tumbuh.

Pasaran Smartphone Bekas Tumbuh dari Tahun ke Tahun, Tahun 2019 Mencapai 206,7 Juta Unit
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi Smartphone Bekas 

TRIBUNPADANG.COM - Menurut laporan dari firma riset IDC dari tahun ke tahun penjualan atau pasaran smartphone bekas secara global semakin tumbuh.

Laporan bertajuk "Worldwide Market for Used Smartphone Forecast" yang dirilis IDC pekan lalu itu memaparkan bahwa pengiriman smartphone bekas pada 2019 diperkirakan mencapai 206,7 juta unit.

Angka tersebut meningkat 17,6 persen dari penjualan smartphone bekas pada 2018 dengan angka 175,8 unit.

Cek Harga Smartphone Vivo Terbaru Januari 2020, Lihat Spesifikasi Vivo Y15 Rp 2.3 Jutaan

Harga Smartphone Xiaomi di Januari 2020, Lihat Spesifikasinya, Ada Black Shark 2 Pro Rp 8,9 Jutaan

Ponsel bekas yang dimaksud IDC di sini merupakan perangkat yang sudah pernah dipakai (second-hand) dan ponsel second yang dikondisi (refurbished).

Kembali ke riset tadi, menurut IDC, pertumbuhan ini dipengaruhi oleh pengguna yang ingin membeli ponsel dengan banderol harga lebih murah dibanding harga baru.

Lihat Harga dan Spesifikasi Smartphone Samsung Januari 2020,Galaxy M10 (16GB) Rp 1,7 Jutaan

Harga Smartphone Xiaomi Januari 2020, Mi 8 Lite Rp 3,7 Jutaan, Lihat Spesifikasinya

"Perangkat bekas terus memberikan alternatif yang murah, baik bagi konsumen maupun pelaku bisnis, yang ingin sekadar menghemat uang saat membeli ponsel," ujar periset IDC, Anthony Scarsella, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari situs IDC, Kamis (23/1/2020).

Selain itu, para vendor smartphone juga disebut berkontribusi terhadap meningkatnya angka pengapalan tadi lantaran tidak menyeimbangkan fitur dengan harga perangkat yang dibuat.

Inilah Harga Smartphone Xiaomi Januari 2020,Cek Spesifikasi Keunggulannya,Mi 8 Lite Rp 3,7 Jutaan

Daftar Harga Smartphone Realme Januari 2020, Realme 2 PRO 6/64GB di Padang Dibanderol Rp 3,49 Juta

Hal itu kemudian menjadi bahan pertimbangan bagi konsumen untuk membeli ponsel anyar.

Lebih lanjut, Scarsella mengatakan bahwa pasaran ponsel bekas akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan, apalagi dengan semakin maraknya peredaran smartphone 5G.

Sebab, ketimbang membeli smartphone 5G yang saat ini masih terbilang cukup mahal, konsumen disebut akan lebih memilih membeli perangkat 5G bekas untuk sekadar menikmati akses internet yang lebih ngebut.

IDC pun menaksir angka pengapalan ponsel bekas bakal terus meningkat pesat sehingga mencapai 332,9 juta unit pada tahun 2023. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pasar Smartphone Bekas di 2019 Tembus 206 Juta Unit", 

Editor: Mona Triana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved