Breaking News:

Citizen Journalism

Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo : Bersama untuk Mentawai

TAHUN 2018 lalu, pemerintah mengeluarkan Perpres tentang Strategi Nasional (Stranas) Percepatan Pembangunan Daerah T

IST/DOK.PENREM 032/WIRABRAJA
Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo 

Bersama Untuk Mentawai 
Oleh : Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, Danrem 032 Wirabraja

TAHUN 2018 lalu, pemerintah mengeluarkan Perpres tentang Strategi Nasional (Stranas) Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal. Stranas ini memiliki orientasi waktu dari 2015-2019.

Beberapa wilayah menjadi titik prioritas dengan yang terbanyak berada di Papua, menyusul Maluku, Sulawesi, Nusa Tenggara, Jawa dan Sumatera. Hampir di semua pulau besar di Indonesia, terdapat daerah yang terkatagori ini.

Untuk Sumatera Barat (Sumbar), wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kabupaten Pasaman, masuk dalam daerah prioritas.

Sesuai Stranas tersebut, sasaran yang ingin dicapai adalah (1) meningkatnya rata-rata pertumbuhan ekonomi di daerah tertinggal sebesar 6,9% (enam koma sembilan persen) sampai 7, 1 % (tujuh koma satu persen);

(2) menurunnya persentase penduduk miskin di daerah tertinggal menjadi 15% (lima belas persen) sampai 15,5% (lima belas koma lima persen);

(3) meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia di daerah tertinggal sebesar 62,78; dan

(4) berkurangnya kesenjangan antarwilayah

Khusus untuk Mentawai, selain berstatus sebagai daerah tertinggal juga daerah terluar dan terdepan.

Wilayahnya berada di perairan Samudera Hindia, secara administratif masuk ke Provinsi Sumatera Barat, walaupun penduduknya bukanlah etnis Minangkabau.

Halaman
1234
Penulis: Emil Mahmud
Editor: Emil Mahmud
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved