VIDEO Ratusan Pegawai Honorer Gugat UU ASN ke MK, Gandeng Yusril Ihza Mahendra

Ratusan pegawai honorer atau dalam sebutan lain pegawai pemerintah non-PNS mendatangi Mahkamah Konstitusi (MK)

TRIBUNPADANG.COM - Ratusan pegawai honorer atau dalam sebutan lain pegawai pemerintah non-PNS mendatangi Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Senin ( 13/1/2020.

Mereka mendaftarkan permohonan Judicial Review UU NO 5 Tahun 2014 (UU ASN). Bahkan gugatan tersebut akan diperkuat oleh tim ahli, pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra.

"Kami menggunakan jasa dari LBH karena teman-teman honorer ini kan mau bayar pengacara tidak mungkin, jadi kami pakai jasa LBH dari Serikat Buruh. Kami akan memperkuat dari tim ahli. kami sudah konfirmasi. Dua minggu yang lalu saya sudah menghadap Prof Yusril Ihza Mahendra, Prof Mochtar Pakpahan, dan Doktor Ahmad Redi beserta kawan-kawannya. Jadi ada sekitar delapan saksi ahli akan kami hadirkan," kata Yolis Suhadi, Koordinator Honorer Menggugat, ditemui di Mahkamah Konstitusi, Senin (13/1/2020).

Baznas Kota Padang Berikan Bantuan Sembako Kepada 1.492 Pegawai Honorer dan Kontrak di Pemko Padang

Yolis menyebut 300 orang yang hadir untuk menggugat. Terdapat semua profesi dan lintas organisasi, tidak hanya honorer K2, namun juga honorer non K, honorer K1, guru, perawat, dan tenaga administrasi.

"Kami di sini berkumpul dalam wadah besar kami menamakan forum honorer menggugat. Jadi kami di sini menggugat UU ASN terutama pasal 6, pasal 58, dan pasal 9," jelasnya.

Pasal 6 tersebut, lanjut Yolis, mengatur tentang kriteria ASN. Dimana diatur ASN itu hanya PNS dan P3K.

"Sementara honorer ini mau diapakan, honorer ini kan ada sebelum UU ASN ada. Jadi kami merasa dirugikan di pasal 27, 28, dari UUD 1945 bahwa negara menjamin tak ada diskriminasi. Tidak ada ibaratnya itu kalau honorer bekerja sebagai pegawai pemerintah, tugas dan fungsinya sama, baik itu perawat, guru, sama seperti PNS. Tapi mengapa dari segi pengupahan teman-teman ini tidak mendapatkan kepastian," tegasnya.(*)

Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved