Breaking News:

Gubernur Sumbar Resmikan Penggunaan QRIS Terima Zakat hingga Sedekah di Masjid dan Baznas Sumbar

Gubernur Sumatera Barat meresmikan penggunaan QR Code Indonesian Standard (QRIS) untuk penerimaan zakat/infaq/sedekah pada masjid-masjid dan Baznas Pr

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) meresmikan penggunaan QR Code Indonesian Standard (QRIS) untuk penerimaan zakat/infaq/sedekah pada masjid-masjid dan Baznas Provinsi Sumbar, Selasa (14/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM - Gubernur Sumatera Barat meresmikan penggunaan QR Code Indonesian Standard (QRIS) untuk penerimaan zakat/infaq/sedekah pada masjid-masjid dan Baznas Provinsi Sumbar, Selasa (14/1/2020).

Gubernur Irwan Prayitno mengatakan, kalau ingin maju sebuah daerah harus ikut dalam program digitalisasi.

Gubernur juga mengapresiasi BI yang telah mengkompilasi seluruh transaksi digital dengan sistem QRIS.

Presiden Jokowi Minta Gubernur Anies Segera Normalisasi Seluruh Sungai di Jakarta

Anggaran Perjalanan Dinas Luar Negeri Gubernur Sumbar Dipangkas, 2020 Hanya Kunjungi Empat Negara

"Ini suatu kemajuan dan ini bagus karena QRIS memberikan fasilitas kepada masyarakat untuk bisa melakukan transaksi melalui barcode sehingga bisa menyalurkan zakat /infaq/sedekah," kata Irwan Prayitno.

Selain itu, kata dia, QRIS juga bisa digunakan untuk berbelanja selama di pusat perbelanjaan itu tersedia aplikasi tersebut.

Hasil Survei Liberte Institute, Empat Figur Ini Unggul Jadi Calon Wakil Gubernur Sumatera Barat

Top 4 Calon Gubernur Sumatera Barat Versi Liberte Institute

Menurut gubernur, transaksi non tunai memiliki kelebihan, yakni lebih nyaman, aman, efisien, praktis dan tidak perlu membawa uang kas kemana-mana.

"Kami dukung apalagi adanya di Masjid Raya Sumbar. Tidak hanya infaq dan sedekah untuk operasional masjid, tetapi juga zakat juga dikumpulkan melalui QRIS dengan sangat mudah," ucap Irwan Prayitno.

Anggota DPRD Padang Komisi IV Menilai Pelayanan Kesehatan di Kota Padang Masih Lemah

Komisi IV DPRD Padang Sidak ke Puskesmas Ulak Karang, Permasalahan Utama Gedung dan Alat Kesehatan

Pihaknya terus mendorong kota-kota yang potensial lalu diikuti kabupaten untuk menggunakan pembayaran non tunai dengan IT.

Sehingga bisa retribusi di restoran, parkiran, destinasi pariwisata sehingga tidak ada kebocoran dan uang langsung masuk ke rekening dan terdata.

"Tapi hanya perlu sosialisasi agar lebih banyak masyarakat yang tahu," imbuh Irwan Prayitno. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved