Berita Padang Hari Ini

Edi Hasymi Berharap Barlius Teruskan Program BPBD Kota Padang Supaya Lebih Baik

Mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Edi Hasymi berharap kepada Kepala BPBD yang baru da

Edi Hasymi Berharap Barlius Teruskan Program BPBD Kota Padang Supaya Lebih Baik
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Edi Hasymi saat berfoto bersama Kepala BPBD Kota Padang yang baru, Barlius, Selasa (14/1/2020). 

Edi Hasymi Berharap Kepala BPBD Kota Padang Dapat Melanjutkan Program Supaya Lebih Baik

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Edi Hasymi berharap kepada Kepala BPBD yang baru dapat membawa perubahan yang lebih baik.

Pada saat ini Edi Hasymi mendapat tugas baru menjabat jabatan sebagai Asisten Pemerintahan Setda Kota Padang.

"Kami berharap BPBD Kota Padang lebih baik di bawah kepemimpinan Barlius. Sudah tiga tahun kita membangun BPBD dengan segala ikon yang telah kita bangun," kata Edy Hasymi, Selasa (14/1/2020).

Dijelaskan, bahwa program yang telah dibuat untuk waktu lima tahun kedepan hendaknya bisa dilanjutkan supaya lebih baik lagi.

"Terutama berkaitan dengan mitigasi, karena kunci pengurangan resiko bencana itu ada di mitigasi seperti penyuluhan pada masyarakat," ujar Edy Hasymi.

Disebutkannya, bahwa BPBD Kota Padang dapat memberi pengertian kepada masyarakat agar merespon pada saat terjadinya bencana serta jalur evakuasinya.

"Itu harus sesuai SOP-nya, kita perlu sampaikan kepada mereka seperti apa seharunya yang dilakukan pada saat gempa terjadi. Seperti, gempa yang berkekutan bisa menimbulkan tsunami itu seperti apa," sebutnya.

Ia menyarankan pengetahuan tersebut tidak hanya untuk masyarakat yang tinggal di tepi pantai, namun untuk semua masyarakat.

"Karena semua itu tidak ada jaminan. Karena bisa saja warga pergi menikmati pantai bersama keluarga, dan jika terjadi bencana ia mengetahui apa yang harus dilakukan," kata Edy Hasymi.

Dijelaskannya bahwa itulah pentingnya mitigasi, dan tidak harus menunggu terjadinya bencana lalu bergerak.

"Kami tidak menunggu bencana, tapi di mitigasi inilah diberikan penyuluhan. Kami juga memerlukan SDM yang cukup, karena kalau tidak didukung personel yang cukup tidak dapat berjalan secara baik," tutup Edy Hasymi.

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved