Berita Sumbar Hari Ini

Danrem 032/Wirabraja Serahkan Bantuan Dekomposer Bios 44 untuk Budidaya Udang

Guna membantu masyarakat dalam mengembangkan budidaya udang khususnya udang Vaname dengan menggun

Danrem 032/Wirabraja Serahkan Bantuan Dekomposer Bios 44 untuk Budidaya Udang
IST/DOK.PENREM 032/WIRABRAJA
Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo turut didampingi Kasi Intel Korem Kol Kav. Mukmin, Kasiter Kolonel Inf Budi Prasetyo, Kasipers Kolonel Inf Jajang Kurniawan, Dandim 0312/Padang Kolonel Arh Nova, Dandim 0308/Pariaman Letkol Arm Heri Pujiayanto, serta hadirin lainnya, Selasa (14/1/2019). 

Dukung Ketahanan Pangan dan Tingkatkan Hasil Tambak Udang, Danrem 032/Wbr Bantu dengan Dekomposer Bios 44

TRIBUNPADANG.COM - Guna membantu masyarakat dalam mengembangkan budidaya udang khususnya udang Vaname dengan menggunakan dekomposer Bios 44.

Bantuan tersebut disalurkan saat Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, SIP, melaksanakan kunjungan ke tambak udang di Ketaping, Kecamatan Batang Anai , Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (14/1/2020)

Dalam rilis penerangan korem (Penrem) yang diterima TribunPadang.com,  menyebutkan Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo berupaya membangun ekosistem yang baik dan produktif dalam mengembangkan budidaya udang di tambak.

Yakni dengan cara menggunakan dekomposer Bios 44 dan juga merupakan demplot atau percontohan nantinya bagi masyarakat sekitarnya.

“Adanya demplot tambak udang ini, masyarakat sekitar bisa menerapkan dan mempelajari bagaiman cara mengembangkan budidaya udang vaname, dan juga bisa menambah pendapatan masyarakat serta dapat mendukung ketahanan pangan di Sumatera Barat," ujar Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, Selasa siang.

Danrem  Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo menambahkan, bahwa saat ini budidaya udang vaname telah dikembangkan di Kota Padang.

Dikatakan, hasil budidaya tersebut sudah dipanen beberapa hari yang lalu sedangkann hasilnya sangat memuaskan dibanding hasil panen panen sebelumnya .

“Program ini melanjutkan program yang sudah ada untuk meningkatkan hasil perekonomian ada. Harapan kedepannya selain, bisa meningkatkan  budidaya udang vaname juga akan diterapkan di sepanjang garis pantai daerah Sumbar," imbuh danrem.

Dijelaskan, Jenderal Bintang satu itu, bahwa budidaya tambak udang bisa dijadikan pemanfaatan sumber daya manusia (SDM).

Sementara itu, Joni Efendi selaku pemilik tambang mengatakan, bahwa sebagai pengusaha tambak udang dirinya berterimakasih kepada danrem, yang berpartisipasi dan peduli kepada penambak udang.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pak danrem atas bantuanya, pemberian Bios 44. Selama ini Bios 44 telah digunakan untuk pertanian, budidaya perikanan. Antara lain; Ikan Lele dan sejenis ikan kolam lainnya dengan hasil produksi yang meningkat. Kami harapkan dengan hasil yang serupa juga kami harapkan berhasil di tambak kami," tegas mantan pemain sepakbola Semen Padang ini.

Dia bertekad untuk menyukseskan program  pengembangan teknologi budidaya udang vaname dengan menggunakan Bios 44 dalam rangka meningkatkan produksi udang.

Dalam kesempatan tersebut Danrem  turut didampingi Kasi Intel Korem Kol Kav. Mukmin, Kasiter Kolonel Inf Budi Prasetyo, Kasipers Kolonel Inf Jajang Kurniawan,  Dandim 0312/Padang Kolonel Arh Nova, Dandim 0308/Pariaman Letkol Arm Heri Pujiayanto, Tokoh masyarakat Ketua KAN Ketaping Rajo Sampono, Ketua Persit Koorcabrem 032 Ibu Mia Kunto Danramil Batang Anai Kapten Inf Adeianto, Kapolsek Batang Anai AKP Eroplis. (*/rls/tribunpadang.com/emil mahmudsyah)

Penulis: Emil Mahmud
Editor: Emil Mahmud
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved