Breaking News:

Dikenal Sebagai Sosok Tampan,Pintar dan Kaya,Mengapa Reynhard Sinaga Melakukan Pemerkosaan?

Dikenal sebagai sosok tampan, baik hati, pintar dan kaya, mengapa Reynhard Sinaga melakukan pemerkosaan?Reynhard Sinaga (36), mahasiswa Leeds Univer

Editor: Mona Triana
GREATER MANCHESTER POLICE vis BBC
Dipenjara seumur hidup lantaran perkosa hampir 200 pria, Reynhard Sinaga dikenal sebagai sosok tampan, baik hati, pintar dan berasal dari keluarga kaya 

Dikutip dari Tribunnews.com, Reynhard dikabarkan merupakan alumni Universitas Indonesia (UI) jurusan Arsitektur yang lulus pada 2006.

Reynhard Sinaga yang melanjutkan studi S2 dan S3 di Inggris setelah lulus S1 di Indonesia. (TRIBUNNEWS/bbci.co.uk)
Reynhard Sinaga yang melanjutkan studi S2 dan S3 di Inggris setelah lulus S1 di Indonesia. (TRIBUNNEWS/bbci.co.uk) ()

Melanjutkan studi di dua universitas luar negeri, Reynhard didukung penuh oleh orangtuanya secara finansial.

Menurut salah seorang teman di Manchester, Reynhard bahkan tak bekerja dan mengandalkan uang dari orangtua untuk hidup di Inggris.

Reynhard juga dikenal kerap membanggakan gaya hidup mewah keluarganya yang memang keluarga kaya raya di Indonesia.

Putra dari Saibun Sinaga dan Normawaty tersebut memang telah menikmati gaya hidup yang liberal dan toleran di Manchester.

Kemudian mulai terkuak jika sang ayah adalah seorang bankir dan memiliki properti mewah di Kota Depok.

Bahkan keluarga Saibun Sinaga menempati rumah yang cukup besar di lahan seluas kurang lebih 3000 meter persegi di Jalan Dahlia No 16 RT 03 RW 11, Kelurahan Depok, Kota Depok.

Rumah keluarga Reynhard Sinaga di Jalan Dahlia No 16, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (7/1/2020). (TRIBUNNEWS/FRANSISKUS ADHIYUDA)
Rumah keluarga Reynhard Sinaga di Jalan Dahlia No 16, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (7/1/2020). (TRIBUNNEWS/FRANSISKUS ADHIYUDA) ()

Mengapa memperkosa?

Dikutip dari Kompas.com, pemerkosaan adalah suatu tindakan kriminal yang berhubungan dengan seksual.

Hal tersebut disebutkan oleh psikolog klinis Jennyfer M.Psi., dalam wawancara bersama Kompas.com.

Halaman
1234
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved