Lifestyle

Orangtua Jangan Lekas Memarahi Anak, Perhatikan Lebih Dulu 7 Hal Berikut Ini

Ada banyak hal dapat memicu orangtua memarahi anak; tidak mematuhi nasihat atau peraturan orangtua, anak yang membuat ulah

tribunnews/independent.co.uk
Ilustrasi: Marah-marah 

TRIBUNPADANG.COM - Ada banyak hal dapat memicu orangtua memarahi anak; tidak mematuhi nasehat atau peraturan orangtua, anak yang membuat ulah merusakkan atau mengacaukan sesuatu.

Namun tidak jarang, orangtua juga harus menghadapi kondisi yang bisa membangkitkan emosi, bisa karena lelah pulang kerja, atau lelah dengan pekerjaan rumah tangga.

Tanpa disadari tak jarang orangtua melimpahkan amarah kepada anak lantaran tekanan beban kehidupan tersebut.

Maka, kurang bijaksana jika orangtua begitu saja menumpahkan amarah kepada anak.

Anak membutuhkan kasih sayang, kelembutan, dan stimulasi positif untuk pertumbuhan dan perkembangan, baik fisik maupun psikisnya.

Maka, orangtua yang bijak hendaknya memahami hal ini, sehingga tidak begitu saja melampiaskan rasa marah kepada anak.

Sikap atau ucapan keras ataupun kasar sangat tidak layak dilontarkan kepada anak.

Dirangkum dari laman Ruang Guru PAUD Kemendikbus, berikut 7 hal harus dicermati orangtua ketika menasehati anak:

1. Tetap bersabar Saat rasa amarah mulai timbul, orangtua harus pandai-pandai mengatur emosi.

Orangtua harus bersabar agar tidak terlontar ucapan atau sikap yang negatif.

Halaman
1234
Penulis: Emil Mahmud
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved