Dugaan Pembunuhan Bayi di NTT

Geger! Ibu Muda di Kupang Tega Habisi Bocah 2 Tahun, Ini Kronologi Lengkap

Kasus dugaan pembunuhan bayi berumur dua tahun menggegerkan Kota Kupang di awal tahun 2020 ini.

Editor: Emil Mahmud
POS KUPANG/ISTIMEWA
Seorang ibu rumah tangga (IRT), terduga pelaku (baju kuning) saat digelandang polisi ke sel tahanan di Mapolres Kupang Kota, Kamis (2/2/2019). 

Inilah Kronologi Lengkap Ibu Muda di Kupang Bunuh Bocah 2 Tahun

TRIBUNPADANG.COM - Kasus dugaan pembunuhan bayi berumur dua tahun menggegerkan Kota Kupang di awal tahun 2020 ini.

Bayi tak berdosa, Domini Quin (2) tewas di tangan sang ibu, ALD alias Ina (33).

Tidak hanya itu, untuk menutupi aksinya, ibu muda yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga (IRT) ini mencoba untuk menguburkan korban secara diam-diam di dekat Bandara El Tari Jln Adi Sucipto -- sekitar 50 meter dari bundaran arah menuju bandara El Tari Penfui -- Kota Kupang.

Lantas, pelaku diamankan anggota TNI AU Kupang, Rabu (1/1/2020) malam sekitar pukul 23.00 Wita saat pelaku hendak mengubur jenazah korban di dekat Bandara El Tari Jln Adi Sucipto, sekitar 50 meter dari bundaran arah menuju bandara El Tari Penfui Kupang.

Korban dan pelaku pertama kali ditemukan oleh Serda Helman, anggota TNI-AU yang juga tinggal di Asrama TNI-AU Kelurahan Penfui Kecamatan Maulafa Kota Kupang.

Rabu (1/1/2020) sekitar pukul 22.15 Wita, Anggota POM AU Serda Helman, Pratu Bayu dan Prada Kurniawan melaksanakan patroli dengan menggunakan mobil Patroli 5357-03 ke arah Bandara El Tari Jalan Adi Sucipto kelurahan Penfui Kecamatan Maulafa Kota Kupang sekitar 50 meter dari bundaran arah menuju bandara.

Unit patroli pom AU yang melintas melihat sepeda motor Honda Beat bernomor polisi DH 33XX BU.

Pratu Bayu dan Prada Kurniawan mengecek motor tersebut dan berusaha mencari pemilik motor.

Setelah dilakukan pengecekan di sekitar lokasi anggota POM AU menemukan pelaku dan mayat bayi perempuan yang sudah tergeletak di tanah dengan mengenakan pakaian bayi.

Setelah itu anggota TNI AU bersama rekannya membawa pelaku ke Pos POM TNI AU Kelurahan Penfui dan kemudian menghubungi pihak Kepolisian Polres Kupang Kota.

Saat diinterogasi, pelaku menjelaskan bahwa berawal saat korban kencing di kasur.

Pelaku marah dan membenturkan kepala korban secara berulang-ulang di tembok sehingga korban mengalami luka pada bagian kepala.

Pasca kejadian ini, kondisi korban panas dan pelaku sempat memberikan obat. Namun korban panas tinggi dan mengalami kejang-kejang.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved