Rafflesia Unik Mekar di Agam

BREAKING NEWS - Bunga Rafflesia Tuan-mudae 'Terbesar' di Dunia Mekar di Agam

Bunga Rafflesia jenis tuan-mudae terbesar di dunia mekar di Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).

Tayang:
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com /Rizka Desri Yusfita
Bunga Rafflesia yang tumbuh dan mekar di Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupoaten Agam, Sumatera Barat. Foto diabadikan TribunPadang.com, Kamis (2/1/2020). 

Bunga Rafflesia Jenis Tuan-mudae Terbesar di Dunia Mekar di Agam

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Bunga Rafflesia jenis tuan-mudae terbesar di dunia mekar di Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).

Bunga Rafflesia ini tumbuh berdiameter 111 Centimeter (Cm) di kawasan Hutan Cagar Alam Maninjau.

Untuk mencapai lokasi tumbuhnya bunga rafflesia, pengunjung mesti menempuh berjalan kaki masuk hutan sejauh dua kilometer (2 KM).

Sejauh ini, di sekitar Bunga Rafflesia itu tumbuh masih relatif alami lingkungannya.

Pengunjung dapat menikmati keindahan alam yang asri, kanan dan kiri yang dikelilingi hamparan sawah hijau.

Saat menelusuri jalan setapak, terdengar jelas nyanyian burung dan jenis binatang alamnya lainnya yang berlomba-lomba mengeluarkan suara khasnya.

Tapi untuk mencapai ke lokasi tersebut harus melewati tantangan medan yang cukup sulit.

Di musim hujan saat ini, pengunjung harus melewati tanah becek dan berlumpur, disarankan untuk menggunakan sepatu boots.

Pengendali Ekosistem Hutan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam Ade Putra menyarankan pengunjung membawa peralatan pribadi dan jas hujan.

Ade Putra mengatakan, hasil pengukuran Rabu (1/1/2020), rafflesia tuan-mudae yang mekar di lokasi tersebut memiliki diameter 111 Cm.

Ukuran tersebut lebih besar 4 Cm dari yang pernah mekar dua tahun yang lalu di lokasi dan inang yang sama.

"Bunga cantik rafflesia mekar dengan diameter besar yaitu 111 Cm. Ini merupakan diameter terbesar yang pernah tercatat dan terdokumentasikan," kata Ade Putra.

Dikatakannya, pemantauan dan monitoring individu dilakukan sejak Selasa (24/12/2019) oleh tim BKSDA Sumbar melalui resor Agam.

"Sepekan kemudian, tepatnya Selasa (31/12/2019) bunga tersebut telah mulai fase mekar dengan terangkat dan terbukanya perigon atau kelopak bunga," jelas Ade Putra.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved