Breaking News:

Mutasi Pejabat Pemko Padang

Usai Lantik Pejabat Eselon, Mahyeldi Minta Setiap OPD Adakan Agenda Bersama Keluarga Sekali Setahun

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah melantik ratusan pejabat esellon II, esellon III dan esellon IV pada Selasa (31/12/2019) di Gedung Bagindo Aziz C

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Mona Triana
TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Mahyeldi saat memberikan sambutan pelantikan.jpg 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah melantik ratusan pejabat eselon II, III dan IV, Selasa (31/12/2019) di Gedung Bagindo Aziz Chan Kantor Balai Kota Padang.

Mahyeldi berharap dengan adanya pelantikan dan sumpah jabatan, Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa solid atau kompak dalam menjalankan program kerja.

Berikut Nama Kepala OPD Pemko Padang yang Dilantik dan Diambil Sumpah Jabatan

Lantik Ratusan Pejabat Pemko Padang,Begini Pesan Walikota Mahyeldi Kepada Pejabat yang Baru Dilantik

"Harapan kita bagaimana di OPD lebih solid dan lebih kompak lagi, tidak hanya antar OPD namun juga dengan keluarga OPD itu," kaya Mahyeldi.

Tidak hanya solid antar ASN, Mahyeldi juga menginginkan hubungan antara ASN dan keluarga ASN saling mengenal.

Mahyeldi meminta setiap OPD untuk mengadakan kegiatan bersama dengan mengikut sertakan keluarga mereka.

3 OPD Pemko Padang Jadi Pilot Project Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi, Ini Harapan Wawako

Rombongan Komisi 2 DPRD dan Tim Pemko Padang Lakukan Sidak di Pasar Raya

"Untuk itu sekali setahun kita mintak OPD adakan kegiatan yang menghadirkan istri, suami dan anak-anak, yang akan difasilitasi oleh opd atau masing-masing unit," tambahnya.

Menurutnya kesuksesan ASN Pemko Padang bekerja sangat ditentukan oleh keluarga mereka.

"Bahwasanya keluarga menentukan kualitas kerjas ASN pemko Padang," ungkapnya.

PADANG - Pemko Padang Terbanyak Dilaporkan ke Ombudsman| Getaran Gempa Bengkulu Terasa di Padang

Soal Pelayanan Publik, Pemko Padang Paling Banyak Dilaporkan ke Ombudsman Sumbar

Mahyeldi juga mengatakan dalam fakta integritas yang ditanda tangani pejabat disebutkan adanya evaluasi sekali tiga bulan.

"Sekali tiga bulan akan dievaluasi, jika memang diantara mereka tidak mampu, akan dilakukan langkah selanjutnya," jelas Mahyeldi. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved