Harimau Sumatera Mulai Berkeliaran

Harimau Berkeliaran di Dekat Permukiman Warga Agam akan Dipantau Kamera Penjebak

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat bersama Kepolisian Resor Agam memasang tiga unit kamera penjeb

Harimau Berkeliaran di Dekat Permukiman Warga Agam akan Dipantau Kamera Penjebak
Dok. BBKSDA Riau
Ilustrasi: Jejak harimau sumatera yang ditemukan di kebun karet warga Desa Sibiruang, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, sepekan yang lalu. 

TRIBUNPADANG.COM - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat bersama Kepolisian Resor Agam memasang tiga unit kamera penjebak untuk memantau pergerakan harimau Sumatera di Cumateh, Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Pemasangan itu dilakukan Sabtu (28/12/2019) hingga Senin (30/12/2019) untuk mencari tahu dan mendapatkan gambaran visual keberadaan harimau Sumatera yang memangsa anak sapi milik warga di kawasan dekat perumahan.

"Kita pasang camera trap atau kamera jebak di tiga lokasi yang ditemukan jejak kaki atau jalur perlintasan satwa yang diduga jenis harimau Sumatera," ujar Kepala Seksi Konservasi wilayah I BKSDA Sumbar, Khairi Ramadhan yang dihubungi Kompas.com, Minggu (29/12/2019).

Menurut Khairi, jika dari pengamatan camera trap, satwa tersebut masih berada di sekitar lokasi, maka akan dilakukan tindakan evakuasi berupa pemasangan perangkap.

"Jika berhasil ditangkap maka satwa akan direhabilitasi atau lepas liar ke dalam salah satu kawasan konservasi yang berada di Sumbar," kata Khairi.

Menurut Khairi, pada Rabu (25/12/2019) lalu, anak sapi milik warga yang bernama Wismardi diterkam harimau.

Anak sapi itu diterkam saat digembalakan bersama sembilan sapi lainnya di kawasan Tempat Pembuangan Akhir Sampah Cumateh.

Wismardi kemudian melapor ke kepolisian dan BKSDA karena menemukan jejak kaki satwa yang diduga harimau.

"Tim BKSDA Sumbar dan Polres Agam langsung melakukan pengecekan ke lapangan dan menemukan tanda keberadaan berupa jejak kaki yang diduga merupakan tapak kaki satwa harimau Sumatera," kata Khairi.

Tim gabungan selanjutnya melaksanakan patroli di sekitar lokasi yang tidak jauh dari permukiman warga tersebut.

Mereka juga melakukan sosialiasi kepada warga agar waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas serta melakukan pengamanan berupa memasukan ternaknya ke dalam kandang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pantau Harimau Berkeliaran di Dekat Permukiman Warga, BKSDA Pasang Kamera Penjebak"

Editor: Emil Mahmud
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved