Breaking News:

Andre Rosiade Vs Gubernur Sumbar

Andre Rosiade ke Gubernur Sumbar: Kalau ke Luar Negeri 2020, Jangan 11, Dua atau Tiga Maksimal

Andre Rosiade ke Gubernur Sumbar: Kalau ke Luar Negeri 2020, Jangan 11, Dua atau Tiga Maksimal

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Andre Rosiade saat ditemui di Padang, Rabu (18/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ketua DPD Gerindra Sumbar menyebut, protes terhadap keberangkatan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno ke luar negeri sudah banyak muncul di berbagai media lokal sejak lama.

Tak hanya di media, protes tersebut juga diutarakan di grup whatsapp, dimana di dalam grup tersebut Irwan Prayitno tergabung.

"Gubernur sudah tahu sebenarnya itu. Hampir 2018 dan 2019 protes tersebut bergulir. Tetapi beliau cuek beibeh. Emang gue pikirin," ujar Andre Rosiade di Padang, Rabu (18/12/2019).

Cipika-cipiki dengan Gubernur Sumbar Tak Hentikan Interpelasi, Andre Rosiade: Dalam Proses

"Makanya dibutuhkanlah interpelasi. Faktanya jelas, aturan ke Mesir batal satu. Kan ada dampaknya," ucap Andre Rosiade.

Dari data yang didapatkan Andre Rosiade, Irwan Prayitno telah melakukan kunjungan kerja 12 kali selama 2019.

Tapi pengakuan Pemprov dan Gubernur sendiri, kata dia, 12 kali kunjungan itu Irwan Prayitno hanya berangkat 11 kali.

Namun, yang jelas, lanjutnya, yang paling menohok itu indikasi pelanggaran Permendagri No 59 tahun 2019 tentang Perjalanan Dinas ke Luar Negeri di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.

Soal Chat Tembak Mati Istri Gubernur Sumbar, Andre Rosiade: Kita Sudahi Urusan Tembak Menembak

Dalam Pasal 9 Permendagri No 59 tahun 2019 disebutkan sejumlah larangan perjalanan dinas ke luar negeri bagi pejabat atau kepala daerah.

"Di saat daerah mengalami bencana, kepala daerah dilarang untuk ke luar negeri."

"Sementara, Pak Gubernur ke luar negeri pada 10 Desember, di saat masa tanggap darurat Solsel masih berjalan. Ini terindikasi melanggar Permendagri tersebut," jelas Andre Rosiade.

Menurut informasi yang Andre Rosiade dapatkan, saat ini Kemendagri tengah menginvestigasi kenapa izin tersebut bisa ke luar dan siapa orang yang bertanggung jawab di internal Kemendagri mengeluarkan izin itu.

"Investigasi internal sedang berjalan. Insyaallah akan diumumkan oleh Kemendagri. Kalau salah, akan ada sanksi."

"Harapan kami, mudah-mudahan kalau Pak Gubernur mau ke luar negeri 2020 mendatang, jangan 11 lah, dua atau tiga maksimal," harap Andre Rosiade.(*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved