Gempa Terasa di Padang

BREAKING NEWS: Gempa 5,5 SR di Mukomuko Bengkulu, Getaran Terasa di Kota Padang

Gempa berkekuatan 5,5 SR mengguncang Muko-muko, Bengkulu pada Senin (16/12/2019). Dilansir dari Twitter BMKG, gempa tepatnya terjadi pada pukul 21:49

Tayang:
Penulis: Saridal Maijar | Editor: Saridal Maijar
Pixabay.com
Ilustrasi Gempa Bumi 

TRIBUNPADANG.COM - Gempa berkekuatan 5,5 SR mengguncang Muko-muko, Bengkulu pada Senin (16/12/2019).

Dilansir dari Twitter BMKG, gempa tepatnya terjadi pada pukul 21:49:16 WIB.

Pusat gempa berada di 2.97 LS, 100.87 BT atau 51 km sebelah barat daya Mukomuko, Bengkulu.

Pusat gempa berada di kedalaman 30 km di dasar laut.

Dua Kali Gempa Mengguncang Sumbar Sepekan Terakhir, BMKG Sebut Getaran Tak Dirasakan

Namun ditegaskan, gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Getaran cukup kuat dirasakan di Kota Padang.

Inop, seorang warga Padang mengaku saat terjadi gempa dia berada di lantai dua sebuah ruko.

"Getarannya cukup kuat, televisi dibuat bergoyang," ujarnya.

Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari situs BMKG:

I MMI

Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang

II MMI

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

III MMI

Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI

Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI

Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda-benda terlempar ke udara.

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved