Breaking News:

TRIBUNWIKI: Jam Gadang, Ngarai Sianok dan Panorama yang Instagramable di Bukittinggi dan Agam

Kota Bukittinggi, termasuk Kabupaten Agam memiliki beberapa objek wisata yang menarik untuk dikunjungi wisatawan nusantara maupun manca-negara.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com/Rima Kurniati
Ilustrasi: Jam Gadang 

TRIBUNWIKI: Objek Wisata yang Instagramable di Bukittinggi dan Agam

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Kota Bukittinggi, termasuk Kabupaten Agam memiliki beberapa objek wisata yang menarik untuk dikunjungi wisatawan nusantara maupun manca-negara.

Berikut ini objek wisata yang bisa jadi pilihan Tribunners, jika berkunjung ke Bukittinggi dan tentunya sangat Instagram atau Instagramable.

1. Kawasan Jam Gadang

Kawasan Jam Gadang, lokasinya terletak di pusat Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat.

Selain Jam Gadang, pada kawasan ini terdapat juga air mancur, dan taman yang luas.

Cocok untuk liburan keluarga dan beserta rombongan.

Selain itu, dikawasin Tribunners juga bisa menikmati musik tradisional saluang yang dimainkan diplantaran Jam Gadang.

Kawasan Jam Gadang ini ikon Bukittinggi yang tidak pernah sepi pengunjung.

2. Taman Bunga Green House Zate

Taman Lezate, Bukittinggi
Taman Lezate, Bukittinggi (TribunPadang.com/Rima Kurniati)

Tribunners yang liburan di Bukittinggi, tidak lengkap jika tidak berkunjung ke Green House Lezata.

Green House Lezatta terletak di jalan Raya Bukittinggi - Payakumbuh nomor 23, Lambah, Kecamatan Ampek Angkek.

Untuk masuk, pengunjung cukup membayar untuk dewasa Rp 15.000 dan anak-anak Rp 10.000

Taman Lezate ini ada berbagai macam jenis bunga, rumah terbalik, rumah miring.

Tempat ini bagus untuk berfoto.

3. Ngarai Sianok dan Panorama

Lelah dengan perjalan menuju Bukittinggi seketika akan terobati dengan menimati sejuk dan asri pemandangan panorama.

Cukup dengan membayar Rp 15.000 - Rp 20.000, tribuner sudah bisa menghelar tikar dan bersantai menikmati hembusan angin.

Dari tempat itu, Tribuners juga bisa menikmati curam garai sianok.

Ngarai sianok terletak di perbatasan Kota Bukittinggi, di kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Ngarai Sianok memiliki jurang denga  kedalaman 100 meter dan membentang sepanjang 15 km dengan lebar sekitar 200 meter.

Perlu diperhatikan, disekitar garai sianok banyak kera yang siap menyambar makanan tribuner.

4. Rumah Kelahiran Bung Hatta

Tribuner tentu kenal dengan Proklamator Indonesia sekaligus wakil presiden Indonesia yang pertama, ya Muhammad Hatta.

Muhammad Hatta atau lazim dipanggil Bung Hatta lahir di kota ini 117 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 12 Agustus 1902

Rumah kelahiran Bung Hatta ini terletak di kota Bukittinggj, tepatnya di Jalan Soekarno Hatta no 37, campago Ipuah, Kecamatan Mandiangin Kota Salayan Bukittinggi.

Di tempat ini Tribuner, bisa menyaksikan bentuk rumah, ruangan, koleksi foto, dan segala sesuatu yang terkait dengan Bung Hatta.

Tentu liburan Tribuner, tidak hanya sekedar liburan tetapi juga menikmati nuansa awal kehidupan Bung hatta.
Untuk masuk tempat ini, tidak membayar biaya apapun alias gratis.

Cukup jaga kebersihan dan jangan merusak barang-barang yang ada di dalam rumah kelahiran bung hatta tersebut.

Kelahiran rumah Bung Hatta setiap hari, Senin- Minggu pukul 08.00 sampai 16.00 WIB.

6. Perpustakaan Bung Hatta

Tidak langkap rasanya, jika tribuners inggin mengenal Bung Hatta jika tidak singgah ke Perpustaan Proklamator Bung Hatta.

Perpustaakaan ini menjadiakan koleksi buku tentang Bung Hatta 60-70 buah koleksi.

Selain koleksi Bung Hatta juga ada sekita 1100 koleksi buku lainnya, ada juga batu-batu sejarah, dan lainnya
Perpustakaan Proklamator Bung Hatta terletak di Jalan Kusuma Bankti, Gulai Bancah, kota Bukittinggi.

Selain ini, tempatnya yang berada di ketinggian Tribuners pun bisa menikmati pemandangan kota Bukittinggi dari ketinggian.

Selain itu, disamping Perpustakaan Bung Hatta juga berdiri bangunan bergonjong rumah gadang, yakni kantor wali kota.

Seperti, perpustaakan lainnya tempat ini tidak memunggut biaya apapun.

7. Nasi Kapau Los Lambuang

Jika Tribuner lapar dan lelah berputar-puta, singgah dulu di Nasi kapau los lambuang.
Nasi kapau los lambuang terletak di Jalan pemuda los lambuang, cukup berjalan kaki dari Jam Gadang.

Los lambuang, terdiri dari dua kata, yakni los dan lambuang.
Los berarti lorong, lambuang berarti lembung. Jadi los lambuang artinya lorong yang menyidiakan pengisi lambuang.

Harga nasi kapau di los lambuang sekitar Rp 25.000 - Rp 35.000 perporsinya.
Ada sekitar duapuluhan penjual nasi kapau disini, cukup pilih sesuai dengan keinginan tribunes.

8. Taman Bermain Boto Royo

Taman Bermain Boto Royo ini terletak di Jalan Kaluang Tapi, Koto tanggah, Tilatang Kang Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

Perjalanan ke tempat wisata itu mulai dari jam gadang biasanya tidak sampai menghabiskan waktu 1 jam perjalanan.

Tempat ini berdiri di atas lahan seluas 6,2 hektar, yang sekitar 80 persen dari wilayahnya terdiri dari air.

Di sini Tribunners berkesempatan untuk memberi makan ikan, dan menaiki dayung.

Untuk masuk tempat ini cukup dengan membayar Rp 20.000- Rp 30.000, sehingga Tribuner pun dapat menikmati udara yang sejuk. Di samping itu, menikmati pemandangan yang asri, ikan-ikan emas yang besar.

Selain Jam gadang yang ada di Kota Bukittinggi, tentunya sejumlah tempat atau objek wisata tersebut layak untuk berfoto bagi pengunjung. (*)

(TribunPadang.com/Rima Kurniati)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved