Pengamat Sosial Universitas Indonesia, Devie Rahmawati Memberikan Tanggapan Pernyataan Agnez Mo

Pengamat Sosial Universitas Indonesia (UI), Devie Rahmawati memberikan tanggapan pernyataan Agnez Mo yang mengatakan dirinya tak punya darah Indonesia

Pengamat Sosial Universitas Indonesia, Devie Rahmawati Memberikan Tanggapan Pernyataan Agnez Mo
Tangkapan Layar BUILD Series
Agnes Mo dalam wawancaranya di kanal Youtube BUILD Series, Jumat (22/11/2019) 

Menurut Devie Rahmawati pernyataan Agnez tersebut justru sangat baik.

"Justru cara Agnez menjelaskan bahwa "saya yang minoritas tapi saya mendapatkan tempat di negeri ini," ini justru satu hal yang sangat baik," ungkapnya.

Polres Tanah Datar Ringkus Pria Terduga Pengedar Judi Togel dan Amankan Rp 472 Ribu

Jelang Laga Persebaya vs Semen Padang FC ,Skuat Bajul Ijo Berada Pada Tren Positif

Dalam kesempatan tersebut, Devie Rahmawati juga menjelaskan bahwa dirinya sempat melakukan wawancara dengan 15 orang generasi di bawah Agnez.

Devie Rahmawati menanyakan kepada mereka 'apakah pernyataan Agnez membuat malu Indonesia?'.

Jawaban dari 15 orang tersebut mengatakan bahwa pernyataan Agnez tersebut tidak membuat Indoensia malu.

Masyarakat Kerap Terbawa Isu dan Kritik Hal yang Tidak Dipahami Lewat Media Sosial

TRIBUNWIKI: 8 Cabang Dilombakan pada MTQ Ke-28 Nasional di Sumbar 2020 Mendatang

"Oleh karenanya saya tadi malam, sibuk mewawancarai generasi yang di bawah Agnez untuk ngecek, 'anda seperti apa melihat Agnez apakah pernyataan Agnez itu membuat malu Indonesia'. Dari 15 yang saya wawancara ternyata semuanya mengatakan 'tidak'," jelas Devie.

Devie Rahmawati menganggap generasi muda sangat dewasa dalam melihat persoalan tersebut.

Devie Rahmawati mengatakan bahwa anak muda perlu duta-duta besar budaya karena bagi anak muda sekarang mereka butuh wakil-wakil yang menunjukkan identitas ke-Indonesiaannya dengan cara global.

Kafilah Sumatera Barat Digembleng Hadapi MTQ Nasional XXVIII 2020

Ramalan Zodiak Kamis 28 November 2019,Komitmen Aquarius Terbayar,Leo Tidak Nyaman

"Bahwa mereka bilang 'kita perlu banyak duta besar-duta besar budaya', karena bagi anak muda sekarang mereka butuh wakil-wakil yang menunjukkan 'saya orang Indonesia' tapi dengan cara global," ujar Devie.

Dengan bahasa Inggris Agnez yang bagus, dia mampu berbicara dan didengar oleh kelompok dunia.

Halaman
123
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved