Pilkada Sumbar 2020

7 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat Masih Kekurangan Anggaran Gelar Pilkada 2020

Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sumatera Barat (Sumbar) 2020 mendatang hingga saat ini ternyat

7 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat Masih Kekurangan Anggaran Gelar Pilkada 2020
TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita
Ilustrasi: Ketua Komisi Pemilihan Umum Sumbar Amnasmen memaparkan 3.913 data pemilih tambahan yang masuk ke 19 kabupaten atau kota di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), di Hotel Basko Padang. 

Pilkada 2020, Tujuh Daerah di Sumbar Masih Kekurangan Anggaran

Lapiran Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sumatera Barat (Sumbar) 2020 mendatang hingga saat ini ternyata masih kekurangan anggaran.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar Amnasmen, di Padang Senin (25/11/2019).

Menurutnya, kekurangan anggaran tersebut terjadi di tujuh kabupaten dan kota di Sumbar.

Tujuh daerah tersebut di antaranya, Kabupaten Pesisir Selatan, Sijunjung, Padang Pariaman, Agam, Lima Puluh Kota, Pasaman, dan Dharmasraya.

Hal itu disebabkan kenaikan honorarium badan Ad Hoc pasca Perjanjian Hibah Pemerintah Daerah (NPHD).

"Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang penaikan honor petugas ad hoc Pemilu menyebabkan anggaran pelaksanaan Pilkada di Sumbar meningkat," kata Amnasmen.

Dia menjelaskan, PMK nomor 735 baru diterima KPU setelah Naskah NPHD selesai ditandatangani.

Dalam PMK tersebut, diisyaratkan kenaikan honor tenaga ad hoc Pemilu, diantaranya petugas KPPS, PPS, PPK dan petugas Linmas.

Halaman
12
Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved