Tanggap Darurat Banjir Bandang

Pemkab Agam Sediakan 9 Ha untuk Tampung Masyarakat yang Berada di Lokasi Zona Merah

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam akan menampung masyarakat yang berada di lokasi zona merah akan rawannya

Pemkab Agam Sediakan 9 Ha untuk Tampung Masyarakat yang Berada di Lokasi Zona Merah
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Kondisi rumah warga yang terdampak banjir bandang di Agam, Rabu (20/11/2019). 

Masyarakat yang Masuk Zona Merah di Lokasi seluas 9 Hektare Jadi Perhatian Pemkab Agam

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam akan menampung masyarakat yang berada di lokasi zona merah akan rawannya tanah bergerak menyusul bencana banjir bandang, Rabu malam lalu.

Hal itu dikemukakan oleh Bupati Agam Indra Catri, Jumat (22/11/2019)  meninjau langsung kondisi banjir bandang yang terjadi di Jorong Gelapung, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Hingga saat ini, pihaknya menyediakan areal seluas 9 hektare (Ha) untuk menampung masyarakat tersebut.

"Kami berharap jika masyarakat berkenan untuk kita pindahkan, mungkin di tempat lokasi milik mereka masing-masing," ujar Indra Catri, Jumat (22/11/2019).

Indra Catri menyebutkan masyarakat bisa dipindahkan ke Dama Gadang, bagi masyarakat yang masuk zona merah.

"Kami juga sudah punya tanah sekitar 9 hektar lagi di Dama Gadang, dulunya kita punya data sekitar 800 kepala keluarga yang akan kita pindahkan," sebut Indra Catri.

Namun, disebutkannya bahwa yang bersedia baru bersedia sekitar 150 orang, yang lokasi masuk wilayah Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Sebelumnya, Bupati Agam Indra Catri menetapakan masa tanggap darurat bencana banjir bandang Agam menjadi 15 hari. 

Halaman
12
Penulis: Rezi Azwar
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved