Longsor Tambang Tanah Clay

Longsor Tambang Tanah Clay di Padang karena Kelalaian? Dinas ESDM Sumbar: Kita Berbaik Sangka Dulu

Longsor Tambang Tanah Clay di Padang karena Kelalaian? Dinas ESDM Sumbar: Kita Berbaik Sangka Dulu

Longsor Tambang Tanah Clay di Padang karena Kelalaian? Dinas ESDM Sumbar: Kita Berbaik Sangka Dulu
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Proses pencarian korban tertimbun longsor tambang tanah clay di Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Padang, Kamis (14/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kawasan pertambangan tanah clay di Gunung Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mengalami longsor, Kamis (14/11/2019) siang.

Kasi Pengusahaan Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan Dinas ESDM Sumbar, Azril A ST mengatakan, syarat melakukan izin kegiatan di lokasi tambang harus di bawah pengawasan atau komando Kepala Teknik Tambang (KTT).

Berdasarkan penuturan pemilik IUP di daerah kawasan pertambangan tanah clay, kata dia, kejadian berada di lokasi pertambangan atas nama Jumaidi.

Insiden Longsor Tambang Tanah Clay di Padang, Begini Penjelasan Dinas ESDM Sumbar

"Jumaidi itu sudah punya IUP dan diawasi KTT. Masalah kejadian, itu tugas inspektur tambang untuk menggali kronologis kejadian," jelas Azril A ST.

Azril A ST belum bisa menyimpulkan seperti apa kronologis kejadian.

Sebab masih dalam tahap pembuktian di lapangan.

Setelah itu, instruktur akan merunut kejadian seperti apa efek dominonya.

Menurut Azril A ST, kalau peristiwa itu terjadi di dalam kawasan IUP, bisa disebut kecelakaan tambang.

Tambang Tanah Clay di Kuranji Padang Sudah Puluhan Tahun, Camat: 300 Warga Bekerja di Sini

Kecelakaan tambang itu, jelasnya, bisa dikategorikan dalam beberapa faktor.

Halaman
123
Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved