Tour de Singkarak 2019

Masuki Etape Akhir, Wagub Sumbar Nasrul Abit Sebut Tour de Singkarak Harga Diri Sumatera Barat

Tour de Singkarak (TdS) 2019 memasuki etape 9 atau etape terakhir pada, Minggu (10/11/2019). Pembalap akan start di Pantai Carocok Pesisir Selatan me

Masuki Etape Akhir, Wagub Sumbar Nasrul Abit Sebut Tour de Singkarak Harga Diri Sumatera Barat
Tim Media TdS 2019
Tour de Singkarak 2019 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Tour de Singkarak (TdS) 2019 memasuki etape 9 atau etape terakhir pada, Minggu (10/11/2019).

Pembalap akan start di Pantai Carocok Pesisir Selatan menuju kota Bengkuang, Padang, Sumatera Barat.

"Gelaran TdS tahun ini sangat menarik karena pembalap akan melewati etape terakhir yakni jalan baru Mandeh," kata Kepala Dinas Pariwisata Sumbar melalui Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Daya Tarik Pariwisata Sumbar Doni Hendra.

Dari sembilan etape yang dilewati, lanjut Doni Hendra, yang paling diunggulkan ialah view baru Mandeh.

Tour de Singkarak Masuki Etape Akhir, Pembalap TdS 2019 Finish di Pantai Cimpago Padang via Mandeh

Hasil TdS 2019, Pembalap Australia Jesse Ewart Selangkah Lagi Juara Umum Tour de Singkarak 2019

"Pemandangan pantai dan jalan baru sepanjang 41,5 Km itu yang paling menonjol," tutur Doni Hendra.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit mengatakan iven sport tourism Tour de Singkarak (TdS) adalah harga diri Sumatera Barat.

Tamu yang datang ke Ranah Minang pada momentum Tour de Singkarak, sebut Nasrul Abit, harus bisa merasakan sensasi yang berbeda.

Tersisa 74 Pembalap di Etape 8 Tour de Singkarak (TdS) 2019, Lintasi Rute Sungai Penuh - Painan

Rute Etape 8 TdS 2019, Peserta Tour de Singkarak Start di Sungai Penuh Jambi Menuju Painan Sumbar

Mulai dari segi pelayanan, keramahan masyarakat, kelezatan kuliner, adat istiadat, kemolekan budaya hingga sensasi tantangan lintasan yang ada di setiap etape.

"Ke depan, Pemprov Sumbar ingin mengkoneksikan Pulau Sumatera melalui Tour de Singkarak," tutur Nasrul Abit.

Bukan hanya semata ajang balap sepeda dan wadah promosi kepariwisataan, Nasrul Abit juga ingin TdS menjadi ajang pembuktian kalau Sumatera Barat, mampu mengkoordinir penyelenggaraan iven berkelas Internasional dengan jumlah tamu yang datang cukup banyak.

Pembalap Iran Kuasai Etape VII Tour de Singkarak (TdS) 2019, Pemuncak Klasemen Belum Tergeser

Etape VII Tour de Singkarak (TdS) 2019 Hanya Menyisakan 75 Pembalap

"Penyelenggaraan iven bertaraf Internasional bukanlah perkara gampang. Butuh perjuangan yang keras, berkali-kali harus menyakinkan Union Cycliste Internationale (UCI) yang tak lain adalah badan organisasi sepeda dunia," terang Nasrul Abit.

Hingga akhirnya pada tahun 2009 silam, Tour de Singkarak berhasil diselenggarakan.

Bahkan kini, sudah masuk dalam 100 kalender Wonderful Event Indonesia.

"TdS harus tetap dipertahankan dan ditingkatkan karena gelaran iven ini menyangkut harga diri Sumatera barat," ujar Nasrul Abit. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved