Liga Spanyol

El Clasico Ditunda, Mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta Tuding Gara-gara Ini

Mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta, menuduh bahwa penundaan laga El Clasico disebabkan oleh klub yang pernah dia pimpin

Tayang:
Editor: Emil Mahmud
TWITTER.COM/9SPORT1
Ilustrasi: Bek Real Madrid, Sergio Reguilon, terlibat insiden dengan 2 pemain Barcelona, Luis Suarez dan Lionel Messi, pada partai pekan ke-26 Liga Spanyol bertajuk el clasico, 2 Maret 2019 

TRIBUNPADANG.COM - Mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta, menuduh bahwa penundaan laga El Clasico disebabkan oleh klub yang pernah dia pimpin itu.

Seperti diketahui, duel klasik Barcelona vs Real Madrid sebenarnya dijadwalkan dihelat pada Sabtu, 26 Oktober 2019 lalu, di Camp Nou.

Namun, karena situai politik Catalunya memanas, jadwal El Clasico ditunda menjadi 18 Desember 2019.

Dilansir dari Marca, Laporta menuding kesalahan ada pada pihak Barcelona.

Pasalnya, pertandingan sengit antara kedua klub raksasa itu bisa saja berlangsung sesuai jadwal karena Real Madrid bersedia untuk tetap bermain.

Sayangnya, Barcelona tidak mengiyakan dan memilih laga El Clasico itu dibatalkan.

"Saya pikir pertandingan ini harus dimainkan (sesuai jadwal), mereka tidak memberikan keadaan luar biasa untuk mengubah tanggal," kata Laporta dikutip Marca.

"(Barcelona) salah karena mereka mengkriminalisasi gerakan dan mengedepankan politik daripada pertandingan sepak bola yang selalu memiliki konotasi politik. Selalu seperti ini," tambah dia.

Menurutnya, soal keamanan seharusnya menjadi hal yang tak perlu diragukan lagi karena laga El Clasico sudah sering terjadi.

"Keselamatan selalu dijamin dalam pertandingan-pertandingan ini," ujar presiden Barcelona dari tahun 2003 hingga 2014 ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Barcelona Dituding Sebabkan El Clasico Ditunda"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved