Breaking News:

Hari Sumpah Pemuda

Wagub Sumbar Nasrul Abit Ingatkan Pemuda Agar Bangkit: Ayo, Jangan Tidur

Pada momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit memiliki pesan khusus bagi para p

TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit saat ditemui usai acara peringatan Gempa Sumbar 30 September 2009, Senin 

Hari Sumpah Pemuda, Wagub Sumbar Nasrul Abit Ingatkan Pemuda untuk Bangkit: Ayo, Jangan Tidur

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pada momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit memiliki pesan khusus bagi para pemuda Indonesia khususnya Sumbar.

"Saya mengajak pemuda untuk bangkit. Ayo, jangan tidur. Mari kita bangun Indonesia tercinta dengan bersama-sama," kata Nasrul Abit, Senin (28/10/2019).

Nasrul Abit memaknai Sumpah Pemuda sebagai sebuah perjuangan, bagaimana ketika itu (1928) silam, pemuda di seluruh Indonesia bersatu, menyatakan tanah air satu, berbangsa satu dan berbahasa satu.

"Hari ini mengingatkan kita pada 90 tahun yang lalu, dimana 1928 pemuda Indonesia sudah mencetuskan hari Sumpah Pemuda. Mereka bisa, kenapa sekarang kita tidak bisa bersatu?," ujar Mantan Bupati Pesisir Selatan dua periode ini.

Oleh karena itu, Nasrul Abit mengajak Pemuda Indonesia khususnya Sumbar untuk membangun negeri meneruskan cita-cita bangsa Indonesia.

"Mari kita berbuat apa yang bisa kita berikan kepada negara ini dan jangan pernah meminta apa yang diberikan negara kepada kita," terang politisi Gerindra ini.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Senin (28/10/2019).
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Senin (28/10/2019). (TribunPadang.com /Rizka Desri Yusfita)

Nasrul Abit juga meminta pemuda Indonesia jangan lagi melihat akar dari perbedaan masing-masing budaya, agama, dan pulau.

Akan tetapi, semua bersatu untuk membangun Indonesia tercinta.

"NKRI harga mati," ucap Nasrul Abit.

Terkait anak-anak muda zaman milenial, Nasrul Abit berpesan agar bisa menyesuaikan diri dengan era revolusi 4.0.

"Mereka harus punya agama dan karakter yang kuat agar tidak terjerumus dalam era globalisasi yang luar biasa saat ini," tutur orang nomor dua di Sumbar ini. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Emil Mahmud
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved