Breaking News:

Berita Sumbar Hari Ini

Kepala BNNP Sumbar Ajak Masyarakat Aktif Sosialisasikan Bahaya Narkoba

Kepala BNNP Sumbar Brigjen Pol Drs Khasril Arifin mengatakan pecandu narkoba memiliki dampak yang relatif cukup besar.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com /Rizka Desri Yusfita
Pembagian sembako gratis pada acara sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Kamis (17/10/2019) 

Kepala BNNP Sumbar Ajak Masyarakat Aktif Sosialisasikan Bahaya Narkoba

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala BNNP Sumbar Brigjen Pol Drs Khasril Arifin mengatakan pecandu narkoba memiliki dampak yang relatif cukup besar.

Menurutnya, narkoba dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk menjalani hidup sehat dan mengambil keputusan yang benar.

Namun, ia mengklaim di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) peredaran narkoba masih relatif rendah dibanding provinsi lain yang ada di Pulau Sumatera.

"Sumbar masih kondusif. Jikapun ada, tiap bulannya BNN hanya menangkap pengguna sabu seberat setengah hingga satu kg," ungkap Khasril Arifin.

Lebih lanjut dia menambahkan, di Indonesia tidak ada satu desa pun yang bebas narkoba.

"Narkoba sudah masuk ke desa. Buktinya sudah banyak yang tertangkap.

Baru-baru ini BNN menangkap pengedar narkoba di daerah Tapus, Pasaman," ungkap Khasril Arifin.

Dalam penangkapan tersebut, lanjutnya, BNN berhasil mengamankan narkotika jenis ganja sekitar 200 Kilogram.

Khasril Arifin menjelaskan jika ada anak-anak sekolah yang menggunakan narkoba, langsung direhab sebab statusnya korban.

Ke depan, ia berharap ada sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk mensosialisasikan bahaya narkoba.

"Mari semua bahu-membahu supaya narkoba tidak masuk hingga ke desa. Mencegah lebih baik daripada pemberantasan," tutur Khasril Arifin.

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved