Berita Padang Pariaman Hari Ini

Pembangunan Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City, Bupati Padang Pariaman Berharap Bantuan Pusat

Pembangunan Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City, Bupati Padang Pariaman Berharap Bantuan Pusat

Pembangunan Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City, Bupati Padang Pariaman Berharap Bantuan Pusat
TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita
Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni, saat ditemui di Hotel Kryad Bumi Minang, Rabu (16/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Sumatera Barat ( Sumbar) mengadakan Workshop Dewan Riset Daerah, Rabu (16/10/2019).

Mengusung tema Pemanfaatan Ruang atau Kawasan yang Berwawasan Lingkungan, Balitbang mengundang Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni.

Pada kesempatan itu, Ali Mukhni memaparkan rencana pengembangan Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City (KPTTC) di Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Padang Pariaman.

Reaksi Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni Saat Digadang-gadang Jadi Cagub Sumbar 2020

Dijelaskan Ali Mukhni, Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City seluas 697 Ha akan menjadi kawasan baru yang dimanfaatkan untuk pendidikan, diklat, wisata, kesehatan, sarana olahraga, perkantoran, dan pemukiman.

"Kita harus berpikir jauh ke depan. Prospek Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City sangat tinggi karena dapat menciptakan lapangan kerja. Terlebih di sana ada rumah sakit, perguruan tinggi, dan sebagainya," kata Ali Mukhni.

Lebih lanjut, ia menyampaikan tanah seluas 697 Ha itu juga tidak akan digunakan untuk pembangunan proyek secara keseluruhan.

Kepala Staf Angkatan Laut Dukung Peringatan Hari Nusantara 2019 di Kota Pariaman

"Tidak semuanya kita bangun. 40 persen masih kita gunakan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Hingga sekarang, belum ada aktifitas pembangunan fisik untuk pengembangan kawasan, masih menunggu proses sertifikat tanah dan AMDAL," ujar Ali Mukhni.

Ali Mukhni menambahkan, AMDAL dalam pembangunan dibebankan pada pihak pengguna kawasan yakni dari kementerian dan instansi terkait.

Ali Mukhni juga memastikan, semua dokumen dan administrasi pembangunan Tarok City sudah lengkap dan tidak satupun melanggar aturan.

Ubur-ubur Beracun yang Invasi Pantai Pariaman Punya 2 Kelamin, Begini Penjelasan Peneliti KKP

"Sudah punya dasar hukum dan sudah sesuai aturan. Sampai detik ini, tidak satupun aturan yang dilanggar.

Pemerintah Padang Pariaman pun telah mengalokasikan hampir Rp 20 miliar di tahun 2018. Kini kami berharap bantuan dari pemerintah pusat," harap Ali Mukhni.(*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved