Breaking News:

Tour de Singkarak 2019

Tour de Singkarak Harus Bisa Dinikmati Warga, Wagub Minta Ada Bazar di Lokasi Start Finish TdS 2019

Nasrul Abit ingin ajang balap sepeda itu tidak hanya sekadar melihat pembalap menunjukkan aksinya saja, tetapi juga memberikan dampak terhadap ekonomi

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
Humas Pemprov Sumbar
Wagub Sumbar Nasrul Abit 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) mengajak Bupati/Walikota menggelar pameran dan bazar untuk memeriahkan Tour de Singkarak (TdS) 2019.

"Saya sudah minta, daerah start dan finish TdS 2019 membuat pasar/bazar. Bazar tersebut diperuntukkan untuk rakyat," kata Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit.

Nasrul Abit ingin ajang balap sepeda itu tidak hanya sekadar melihat pembalap menunjukkan aksinya saja, tetapi juga memberikan dampak terhadap ekonomi.

"Jika ada yang berjualan nantinya, tentu ada keramaian dan bisa dinikmati oleh masyarakat," sebut politisi Gerindra ini.

Rute Tour de Singkarak 2019 Dipastikan Lewat Danau Singkarak, Etape Keenam Start Dermaga Singkarak

Nasrul Abit menambahkan, hal spesifik yang dilakukan pada TdS 2019 hanya penambahan rute.

Yakni etape kedelapan yaitu Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Dimulai start dari Lapangan Merdeka Sungai Penuh dan finish di Alun-alun Painan Kabupaten Pesisir Selatan.

"Dari Kota Sungai Penuh ke Pesisir Selatan diprediksi penonton bisa mencapai 100 ribuan. Lalu dari Kerinci, juga diprediksi ratusan ribu jiwa akan menonton. Ini spesifik juga karena ini menjadi daya tarik ke depan," sambung Nasrul Abit.

Ajakan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit direspon Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian.

"Itu ajakan Wagub dan disampaikan melalui saya kepada Bupati dan Walikota, tempat start dan finish TdS 2019 digelar pameran dan bazar.

Berikut Sembilan Etape Tour De Singkarak 2019, Melewati 14 Kabupaten Kota di Sumbar dan 2 di Jambi

Hal ini bertujuan agar TdS 2019 menjadi lebih meriah dan memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat," kata Oni Yulfian, Selasa (15/10/2019).

Namun, kata Oni Yulfian, semua dikembalikan kepada Pemda setempat.

"Ada atau tidak adanya bazar tergantung pada masing-masing kabupaten dan kota," tutup Oni Yulfian. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved