Berita Sumbar Hari Ini

Muslim, Perantau Minang di Wamena yang Akhirnya Pulang, Sempat Bertahan Menunggu Sikap Pemda Papua

Sorang perantau Minang di Wamena yang bermukim di Papua, Muslim (52) menceritakan detik-detik kerusuhan di Wamena pada 23 September 2019 lalu.

Muslim, Perantau Minang di Wamena yang Akhirnya Pulang, Sempat Bertahan Menunggu Sikap Pemda Papua
TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Muslim (52), perantau Minang di Wamena yang akhirnya kembali di Sumbar, Kamis (10/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sorang perantau Minang di Wamena yang bermukim di Papua, Muslim (52) menceritakan detik-detik kerusuhan di Wamena pada 23 September 2019 lalu.

Dia bercerita, saat kerusuhan terjadi, dikira hanya tawuran antarpelajar biasa.

Saat itu, ia tengah berada di Pasar Waoma. Di Pasar Waoma ia tinggal dan membuka usaha.

"Saat kejadian waktu itu, kami betul-betul tidak siap. Kejadian itu di luar dugaan kami," kata Muslim saat tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kamis (10/10/2019).

Gara-gara Ketakutan Saat Gempa, Dosen Nekat Melompat dari Lantai 2, Begini Kondisinya

Menurut Muslim, tawuran berlangsung biasa-biasa saja, tapi justru klimaks terjadi setelahnya.

Biasanya kalau terjadi keributan, tidak pernah sebrutal saat itu.

"Ribut-ribut seperti itu sudah biasa. Kalau masalah 'tabang batu' (lempar batu) sudah biasa.

Kejadian kemarin itu memang di luar dugaan. Tidak ada persiapan kami untuk menghadapi kenyataan serupa itu," tutur Muslim.

Muslim bisa selamat dalam kerusuhan itu.

Pemprov Sumbar Terima Dana Bantuan untuk Perantau Minang di Wamena dari Yayasan Adzkia

Halaman
1234
Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved